Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hari Terakhir Paus Benediktus XVI di Vatikan

Rabu, 27 Februari 2013, 15:50 WIB
Komentar : 0
REUTERS
Paus Benediktus XVI

REPUBLIKA.CO.ID, VATIKAN -- Paus Benediktus XVI akan muncul untuk terakhir kalinya di hadapan ribuan orang peziarah yang datang ke Lapangan St Peter pada Rabu (27/2) ini, sebelum mengundurkan diri.

Biasanya audiensi dengan Paus dilakukan dalam ruangan di Vatikan. Karena peristiwa mundurnya Paus yang menyedot perhatian sangat besar, maka audiensi digelar di lapangan terbuka dan sekitar 50 ribu tiket telah dipesan. 

Lebih dari 200 ribu orang diperkirakan akan menghadiri audiensi Paus berusia 85 tahun itu. Lantaran membludaknya animo orang yang ingin melepas Paus, penyelenggara mengatakan tidak akan ada ritual mencium tangan pemimpin umat Katolik itu.

"Dia tidak ingin bersikap tidak adil terhadap satu jemaat dengan yang lainnya," kata Juru Bicara Vatikan, Federico Lombardi seperti dikutip BBC, Rabu (27/2).

Ya, hari ini Paus akan tampil untuk kali terakhir di hadapan publik. Paus bakal muncul dengan menggunakan ciri khasnya "mobil paus" yang berwarna putih untuk menyapa umat yang berada di Lapangan St Peter.

Masih menurut laporan BBC, Kamis (28/2) besok Paus akan menuju kediaman musim panasnya di Kastil Gandolfo, yang berjarak 24 km dari Roma, dengan menggunakan helikopter.

Dalam keterangannya pada Selasa (26/2) lalu, Vatikan menyebutkan Paus akan dikenal sebagai "pensiunan paus" dan akan menghabiskan masa pensiunnya dengan berdoa.

Sebelumnya tak pernah ada Paus yang memutuskan pengunduran diri sejak Paus Gregory XII pada tahun 1415. Dengan mundurnnya Paus, maka pemilihan untuk mencari penggantinya yang harus terpilih satu pekan sebelum minggu Suci, dan akan memimpin misa Paskah.

Paus juga akan dikenal dengan gelar Paus Benediktus XVI, dibandingkan dengan nama aslinya Joseph Ratzinger. Paus akan tetap menggunakan jubah tanpa hiasan mantel.

Dia akan menyerahkan cincin emasnya, yang dikenal sebagai cincin nelayan, dan segelnya akan dihancurkan dengan cara yang sama seperti seorang paus meninggal.

Proses pemilihan pengganti Paus Benediktus XVI akan dimulai pad 4 Maret mendatang, oleh para kardinal dari berbagai negara yang akan menggelar konklaf.

Pengganti Paus akan dipilih oleh 115 kardinal yang berusia dibawah 80 tahun, di Kapel Sistine Vatikan. Paus yang baru harus dipilih oleh dua pertiga suara mayoritas.

Redaktur : Citra Listya Rini
3.113 reads
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Warga Mali Dibayang-bayangi Bom Bunuh Diri

Satu Mahasiswa Tewas di Penembakan Universitas South Carolina