Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hari Ini Sejumlah Negara Bahas Nuklir di Kazakhstan

Selasa, 26 Februari 2013, 21:19 WIB
Komentar : 0
Rudal nuklir Pakistan

REPUBLIKA.CO.ID,ALMATY -- Iran dengan negara-negara lain menyelenggarakan pertemuan untuk membicarakan dan negosiasi nuklir, hari ini (26/2), dan Rabu (27/2) besok.

Negara-negara seperti Amerika Serikat (AS), Rusia, China, Inggris, Perancis, Jerman, dan Iran bertemu dan berunding di Almaty, Kazakhstan. Mereka akan berbicara upaya negosiasi menghentikan pengayaan uranium untuk nuklir di fasilitas Fordo, dan mengirim uranium ke luar negeri.

Seorang pejabat senior AS dalam perundingan mengatakan, beberapa bantuan sanksi akan menjadi bagian dari tawaran untuk Iran. Pejabat senior AS juga menekankan bahwa Iran akan menghadapi tekanan baru jika mengabaikan tuntutan internasional.

Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan, AS siap bernegosiasi dengan Iran. Tapi solusi diplomatik yang ditawarkan tidak berlaku selamanya.


Reporter : Rr Laeny Sulistyowati
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : Reuters
3.529 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Hati-hati Terjebak Sel Penjara di San Diego

Partai Pimpinan Komedian Kalahkan Berlusconi Cs di Pemilu Italia

Ketika Komedian Menang Pemilu Italia