Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Singapura Akan Batasi Pekerja Asing

Selasa, 26 Februari 2013, 08:45 WIB
Komentar : 0
Singapura

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Pemerintah Singapura memberlakukan pembatasan jumlah pekerja asing. Negeri Singa itu akan memperbanyak pelatihan guna meningkatkan keterampilan pekerja lokal.

Pembatasan tersebut termasuk pungutan pada perusahaan yang memperkerjakan tenaga kurang ahli, pengurangan kuota pekerja asing dan kualifikasi ketat bagi pekerja. Menteri Keuangan Tharman Shanmugaratnam mengumumkan hal tersebut saat menerbitkan anggaran 2013.

Perdebatan terkait pekerja asing menjadi isu politik yang panas di Singapura. Kritik terhadap kebijakan imigrasi Singapura menyeruak belakang ini karena penduduk setempat mengeluh kenaikan harga properti dan biaya hidup.

Dalam pidatonya, menteri tersebut mengatakan arus masuk pekerja asing terlalu tinggi tahun lalu. "Kita tidak bisa menghentikan aliran pekerja asing secara tiba-tiba tapi kita harus memperlambat pertumbuhannya, " ujar dia dilansir BBC.

Tharman menjelaskan kebijakan tersebut guna mendorong bisnis mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja, bukan hanya mengganti pekerja asing dengan warga lokal. Langkah tersebut dikatakannya sebagai satu-satunya cara meningkatkan produktivitas dan membatasi rasio pekerja asing dalam angkatan kerja.

Anggaran tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran di kalangan penduduk setempat atas pertumbuhan jumlah pekerja asing di negara tersebut. Dalam data pemerintah bulan lalu menunjukkan jumlah penduduk Singapura akan tumbuh sebesar 30 persen menjadi 6,9 juta pada 2030.

Pertumbuhan tersebut akan dipicu pekerja asing dan imigran. Laporan itu dikritik warga Singapura dan menjadi penyebab unjuk rasa publik awal bulan ini.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Karta Raharja Ucu
1.290 reads
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

Berita Lainnya

Amerika Ubah Bantuan Pangan Menjadi Uang Tunai

Nonton Video Porno di Mcd, Pria Ini Ditangkap Polisi

Enam Makanan yang Mengandung Daging Kuda