Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Siap Kerahkan Kapal Tempur ke-24

Kamis, 17 Januari 2013, 07:10 WIB
Komentar : 0
IST
Kapal Iran (ilustrasi).
Kapal Iran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Habibullah Sayyari mengatakan Armada ke-24 Republik Islam akan dikerahkan ke Laut Mediterania.

"Kapal-kapal perang Armada ke-24 Angkatan Laut akan berpatroli di utara Samudra Hindia, Teluk Aden, Bab-el-Mandeb, Laut Merah, Terusan Suez dan Laut Mediterania selama tiga bulan dan bahkan akan berlayar jauh ke negara-negara Asia Tenggara," kata Sayyari .
 
Sayyari menambahkan bahwa kapal-kapal tempur Armada ke-23 akan kembali dari tugas pekan depan.
 
Menyinggung manuver baru Angkatan Laut Iran bersandi Velayat 91, Sayyari mengatakan manuver menampilkan kemampuan Angkatan Laut Iran dan kesiapannya menghadapi setiap ancaman terhadap kepentingan Republik Islam.

Manuver tersebut digelar di wilayah meliputi Selat Hormuz, Laut Oman, Samudera Hindia utara, Teluk Aden, dan Selat Bab-el-Mandeb.

Redaktur : Endah Hapsari
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...