Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Delegasi Amerika Desak Korut Perluas Akses Internet

Rabu, 09 Januari 2013, 21:04 WIB
Komentar : 0
Mahasiswa Korea Utara tengah belajar di dalam laboratorium komputer di Universitas Kim Il Sung, Pyongyang, Selasa (8/1). (AP/David Guttenfelder)

REPUBLIKA.CO.ID, PYONGYANG -- Delegasi pimpinan Google dan para pemimpin Amerika yang mengunjungi Korea Utara mendesak Pyongyang menghentikan program senjatanya, Rabu (9/1). Selain itu, Korea Utara juga didesak untuk mengizinkan penggunaan Internet dan telepon seluler yang lebih luas.

Pimpinan delegasi yang juga mantan Gubernur New Mexico Bill Richardson, mengatakan, kelompok itu juga mengusahakan perlakuan yang adil terhadap seorang warga Amerika yang ditahan di negara komunis yang terkucil itu. Richardson, seorang mantan duta besar Amerika di PBB, dan pimpinan Google Eric Schmidt tiba di Pyongyang hari Senin dalam kunjungan empat hari yang mereka gambarkan sebagai kunjungan kemanusiaan.

Meski berada di label kunjungan kemanusiaan, Departemen Luar Negeri Amerika justru mengecam keberangkatan delegasi tersebut. Menurut Departemen Luar Negeri, kunjungan tersebut dilakukan tidak di saat yang tepat.

Langkah Korea Utara melakukan uji coba peluncuran roket jarak jauh Korea Utara, bulan lalu, dinilai sebagai tindakan yang mengancam keamanan kawasan. Langkah ini juga dinilai sebagai pelanggaran atas resolusi Dewan Keamanan PBB.

Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
Sumber : AP
608 reads
Rasulullah SAW bersabda:"Barangsiapa yang berwudhu lalu menyempurnakannya, lunturlah dosa-dosanya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda