Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Medali Emas dan Undang-undang Khusus untuk Malala

Selasa, 08 Januari 2013, 06:43 WIB
Komentar : 0

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Parlemen Amerika Serikat berencana memberikan medali emas kepada tokoh emansipasi perempuan Pakistan Malala Yousufzai.

Dikutip dari Dawn.com, salah satu anggota Kongres Amerika, Sheila Jackson Lee juga berencana akan menyusun Undang-undang khusus yang dibuat untuk menghormati perjuangan Malala yang ditembak di bagian kepala dan lehernya oleh Taliban karena memperjuangkan pendidikan.

Dalam suratnya kepada anggota Kongres lainnya, Lee menyebut, Malala telah menjadi simbol harapan baru bagi perempuan dan pendidikan di Pakistan. "Walau masih berumur 15 tahun, ia telah menjadi inspirasi bagi kita semua," ujarnya.

Ditembak pada Oktober 2012 lalu, kini Malala telah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit di Birmingham. Meski masih mendapat ancaman dari Taliban, Malala sempat mengutarakan keinginannya untuk tetap kembali ke Pakistan.


Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
1.928 reads
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda