Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Jepang Kerahkan Pesawat Tempur ke Pulau Sengketa

Sabtu, 05 Januari 2013, 17:41 WIB
Komentar : 0
NAVAL OPENSOURCE INTELIGENT
Jet tempur siluman kedua Cina, J-31.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Jepang mengerahkan jet-jet tempur Sabtu untuk menghadang pesawat Cina yang terbang dekat pulau-pulau yang jadi pusat sengketa antara Tokyo dan Beijing, kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jepang.

Jet-jet Jepang itu dikerahkan setelah satu pesawat maritim Cina berada sekitar 120 km utara Kepulauan Senkaku, yang Cina namakan Diaoyu, sekitar pukul 12.00 waktu setempat (07.00 WIB Sabtu), kata juru bicara itu.

Pesawat turboprop Y-12 itu kemudian meninggalkan zona tersebut tanpa memasuki wilayah udara Jepang di kepulauan itu, tambahnya.

Ini adalah pertama kali jet-jet tempur Jepang dikerahkan tahun ini untuk menghadang pesawat China mendekati kepulauan itu, kata juru bicara itu.

Jepang mengirim jet-jet tempur bulan lalu setelah satu pesawat pemerintah China melanggar wilayah udaranya di kepulauan itu, sementara kapal-kapal pemerintah telah masuk dan keluar dari perairan di sana beberapa bulan lalu.

Konfrontasi-konfrontasi antara kedua negara itu sering terjadi sejak Jepang menasionalisasi pulau-pulau di Laut China Timur ituSeptember, satu tindakan yang bertujuan hanya untuk menegaskan kepemilikan kepulauan yang telah menjadi wilayah Jepang itu.

Tetapi Beijing bereaksi dengan segera, dengan para pengamat mengatakan kerusuhan-kerusuhan yang meletus di seluruh Cina menyangkut sengketa kepulauan itu dalam beberapa pekan setelah itu setidaknya secara diam-diam didukung pemerintah.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
5.441 reads
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...