Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Panti Asuhan Kebakaran, Tujuh Anak Tewas

Jumat, 04 Januari 2013, 21:06 WIB
Komentar : 0
ANTARA/M Risyal Hidayat
Sejumlah petugas pemadam kebakaran (PMK) berusaha memadamkan api yang membakar kios-kios Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (16/9) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Kebakaran melanda salah satu panti asuhan di Cina. Akibat musibah ini, tujuh anak tewas dan beberapa anak lainnya luka-luka.

Dikutip dari Times of India, Jumat (4/1), api menghanguskan rumah di wilayah Lankao, Provinsi Henan yang menjadi tempat tinggal anak-anak yatim piatu dan anak-anak terlantar. Petugas pemadam membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api yang membakar panti asuhan tersebut.

Sebanyak empat anak tewas seketika di lokasi kejadian dan tiga anak lainnya meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Salah satu juru bicara pemerintah setempat yang enggan disebut namanya mengungkapkan, seorang anak yang berusia 10 tahun mengalami luka-luka dan kini tengah dirawat intensif di rumah sakit setempat."Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," imbuhnya.

Lebih lanjut, juru bicara tersebut mengaku tak mengetahui ada berapa orang di dalam panti asuhan ketika kebakaran terjadi. Ia juga mengaku tak tahu pasti usia korban tewas.

Panti asuhan tersebut dimiliki oleh pengusaha swasta setempat bernama Yuan Lihai. Tidak diketahui apakah panti asuhan tersebut mendapat izin dari pemerintah setempat.
 

Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
977 reads
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda