Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Seperti Ini Kehidupan Adik Obama di Nairobi

Sabtu, 29 Desember 2012, 18:57 WIB
Komentar : 0
Daily mail
George Obama

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Tidak banyak yang tahu bahwa di luar Obama dan keluarganya, ada satu anggota keluarga Obama yang lolos dari perhatian dunia.

George Obama adalah adik Obama.Mereka memiliki ayah yang sama yakni Obama (senior) namun berbeda ibu. George lahir di Kenya dari istri keempat ayahnya dan Obama lahir di AS dari istri keduanya.

Dikutip dari the Hollywood Reporter, selama ini George hidup di perkampungan kumuh di salah satu sudut kota Nairobi. Semasa kampanye presiden November lalu, George sempat tampil dalam film dokumenter yang mengangkat kekontrasan kehidupan George dengan sang kakak tiri yang menjadi penguasa negara adidaya.

Dalam film 2016: Obama America, George banyak bercerita tentang sejauh apa hubungannya dengan sang kakak. Meski film ini seperti dibuat untuk untuk menyerang Obama, tapi George secara tulus tidak merasa iri atau perlu publikasi berlebihan atas statusnya.

“Apakah Anda merasa tidak diperhatikan oleh Obama?” tanya si pewawancara.

Dengan polos ia menjawab, Obama punya keluarga sendiri yang harus diperhatikan. “Saya sudah besar dan saya bisa menolong diri saya sendiri,” ujarnya.

Ternyata, hidup di perkampungan kumuh bukan karena George berasal dari kalangan miskin. Keputusan ini ia ambil untuk membaktikan diri membantu orang-orang miskin, terutama anak-anak.

“Kakak saya telah menjadi pemimpin di negeri paling berpengaruh di dunia ini. Di sini, di Kenya, nasib saya menjadi seorang pemimpin di antara orang-orang paling miskin di Bumi, mereka yang tinggal di perkampungan kumuh,” tulis George dalam salah satu buku yang ia karang, Homeland.

Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
11.960 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda