Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Ulama Tewas karena Diberondong Tembakan di Rusia

Jumat, 28 Desember 2012, 02:02 WIB
Komentar : 0
Daylife
Kaum Muslim Rusia. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Sejumlah orang bersenjata menembaki seorang ulama di Ossetia Utara, Rusia, kata beberapa penyelidik, Kamis (27/12). Adalah wakil mufti Ossetia Utara, Ibragim Dudarov (34 tahun), yang menjadi korban kekejaman tersebut.

Insiden mematikan di Ossetia Utara yang berpenduduk mayoritas Kristen ini merupakan hal yang tidak biasa. Dudarov ditembaki hingga tewas di kepala dalam jarak dekat.

Insiden penembakan terjadi ketika ia berkendaraan pada Rabu (26/12) tengah malam di dekat ibu kota provinsi itu, Vladikavkaz, kata Komite Penyelidik dalam sebuah pernyataan.

Penembakan mati itu merupakan pembunuhan keenam tahun ini terhadap seorang ulama Islam. Insiden ini diperkirakan akan menyulut ketegangan antara kelompok-kelompok muslim moderat dan garis keras.

"Orang tidak menginginkan Islam yang seperti ini di Ossetia Utara," kata ulama utama Ossetia Utara Khadzhimurat Gatsalov kepada Kantor Berita Interfax.

Kremlin hingga kini masih berusaha mengatasi gerilyawan muslim di Kaukasus Utara. Sebelumnya di serangan bom bunuh diri yang dilancarkan oleh seorang pelaku dari Kaukasus Utara pada 2011.

Bom bunuh diri itu menewaskan 37 orang di bandara terpadat Rusia, Domodedovo. Pemboman bunuh diri itu diklaim oleh Doku Umarov, pemimpin Emirat Kaukasus yang melancarkan serangan-serangan di Chechnya dan wilayah lain yang berpenduduk muslim di Kaukasus Utara.

Kekerasan berkobar di Kaukasus Utara yang berpenduduk mayoritas muslim. Aksi kemarahan gerilyawan ini karena faktor kemiskinan dan ideologi jihad global, yang ingin mendirikan sebuah negara merdeka yang berdasarkan hukum sharia.

Redaktur : Citra Listya Rini
Sumber : Antara/Reuters
1.331 reads
Jauhkanlah diri kamu daripada sangka (jahat) karena sangka (jahat) itu sedusta-dusta omongan, (hati)(HR Muttafaq Alaih )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...