Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Akhirnya, Mandela Diperbolehkan Pulang

Kamis, 27 Desember 2012, 06:13 WIB
Komentar : 0
AFP
Patung monumen Nelson Mandela yang terbuat dari besi batangan

REPUBLIKA.CO.ID, JOHANNESBURG -- Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma mengumumkan kabar kepulangan tokoh anti apartheid Afsel, Nelson Mandela dari Rumah Sakit. Dikutip dari BBC News, Kamis (27/12), Mandela diperbolehkan meninggalkan rumah sakit Rabu petang (26/12).

Dalam pernyataan tersebut, Mandela juga disebutkan akan tetap menjalani rawat jalan  di kediamannya di Houghton,pinggiran kota Johannesburg sampai ia benar-benar pulih.

Mandela yang saat ini sudah menginjak usia 94 tahun dibawa ke sebuah rumah sakit di Pretoria pada 8 Desember lalu. Ia dirawat karena infeksi paru-paru dan telah menjalani pembedahan untuk mengangkat batu empedu semasa ia dirawat inap  di rumah sakit itu.

Tak lupa, Zuma juga mengucapkan terima kasih pada rakyat Afsel yang telah mendoakan mantan presidennya. "Pemerintah mengharapkan semua pihak tetap mengutamakan privasidari keluarga Mandela, demi proses penyembuhan yang optimal," ujar Zuma dalam pernyataannya. 

Redaktur : Setyanadivita Livikacansera
664 reads
Sebaik-baik menjenguk orang sakit adalah berdiri sebentar (tidak berlama-lama) dan ta'ziah (melayat ke rumah duka) cukup sekali saja.((HR. Ad-Dailami))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...