Sabtu, 12 Sya'ban 1436 / 30 Mei 2015
find us on : 
  Login |  Register

'Zainuddin Maidin Cemburu pada Habibie'

Rabu, 19 Desember 2012, 07:15 WIB
Komentar : 1
Antara/Agus Bebeng
Mantan Presiden, BJ Habibie.
Mantan Presiden, BJ Habibie.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Rakyat (PKR), Saifudin Nasution Ismail menuding mantan Menteri Penerangan Malaysia, Zainuddin Maidin sebagai sosok yang memiliki tingkat keterbatasan intelektual.

Sebagai bukti, banyak isi tulisannya tentang tuduhan kepada Presiden RI ketiga, BJ Habibie tidak valid. Saifudin mencontohkan isi tulisan Zainuddin yang mengatakan Habibie melepaskan tahanan politik di awal masa pemerintahannya, hingga enggan dicalonkan lagi sebagai presiden.

Habibie, kata Saifudin, memilih mundur secara terhormat, bukan pengkhianat bangsa seperti yang ditudingkan Zainuddin.

"Zainudin tidak sepatutnya cemburu dengan Anwar Ibrahim yang mempunyai hubungan erat dengan pemimpin di Indonesia," kata Saifudin dalam opini di The Malaysian Insider, Selasa (18/12).

Sebelumnya Zainuddin menuduh Habibie adalah pengkhianat bangsa. Alasannya, saat menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto, Habibie melepaskan Timor Timur.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Karta Raharja Ucu
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MPR Titipkan Empat Pilar Kebangsaan Kepada Ulama
JAKARTA -- Wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Mahyudin coba menitipkan empat pilar kebangsaan kepada para ulama. Hal tersebut Ia lakukan dalam...