Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Siprus Turki Minta Dunia Islam Akhiri Embargo Transportasi

Selasa, 18 Desember 2012, 15:28 WIB
Komentar : 0
uk.reuters.com
Presiden Siprus Turki, Dervis Eroglu.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Siprus Turki, Dervis Eroglu, meminta Turki untuk menggalang dukungan dunia Islam untuk mengakhiri embargo internasional pada sektor transportasi terhadap negaranya.

"Saat ini, tidak hanya negara-negara Eropa saja yang memberikan embargo kepada Siprus Turki, negara-negara Islam juga melakukannya," kata dia ketika mengunjungi Turki, seperti dikutip The Hurriyet Daily News, Selasa (18/12).

Di masa lalu, kata dia, Iran dan Azerbaijan pernah membuka jalur penerbangan menuju Siprus Turki. Namun, hal itu dicegah atas upaya Siprus Yunani. Karena itu, pihaknya mencoba untuk bernegosiasi dengan Siprus Yunani soal ini.

Tentunya negosiasi itu akan menghasilkan alternatif lain. "Saya pikir Turki memiliki pengaruh guna mendorong pembahasan masalah ini," kata dia.

Pada kesempatan itu, Eroglu juga mengharapkan anggota Uni Eropa untuk menekan Siprus Yunan guna membuka jalan bagi terbukanya pencabutan embargo. Jika Uni Eropa bersikap seimbang. "Tentu sikap itu akan memotivasi untuk lebih menerima negosiasi," kata dia.

Pada tahun 1959, Siprus diserahkan Inggris kepada Yunani. Namun, minoritas Turki menolak. Pada tahun 1974, sebuah kudeta oleh sebuah kelompok yang menginginkan persatuan dengan Yunani memicu serangan Turki. Sejak itu, Siprus dibagi menjadi dua, Utara dikuasai Turki yang selanjutnya disebut Siprus Turki, dan wilayah Selatan berdiri sendiri, namun lebih dikenal sebagai Siprus Yunani.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Dewi Mardiani
1.566 reads
Laknat Allah bagi penyuap dan yang menerima suap((HR Ahmad, Abu Dawud dan at-Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...