Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

AS Pasok Senjata Israel Senilai 647 Juta USD

Thursday, 13 December 2012, 01:45 WIB
Komentar : 0
http://blog.computerservicenow.com
Pentagon
Pentagon

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pentagon setuju untuk memasok senjata tambahan ke Israel berupa 6.900 rudal dan amunisi. Israel perlu menambah amunisi setelah serangan delapan hari ke Palestina pekan lalu menguras banyak stok senjata.

Kontrak senjata AS-Israel sendiri bernilau 647 juta USD akan segera cair setelah parlemen AS menyetujui bantuan keamanan ini.

"(Ini salah satu bentuk) Komitmen AS untuk keamanan Israel. Hal ini juga dirasa sangat penting untuk kepentingan nasional AS dalam membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan negaranya yang kuat dan siaga," ungkap juru bicara Pentagon dalam pernyataannya seperti dikutip panarmenian.net, Rabu (12/12).

Amunisi berupa rudal yang dipasok AS juga merupakan teknologi militer yang mutakhir. Rudal tersebut memiliki perangkat elektronik yang sangat kompleks. Teknologi tersebut akan membuat tingkat akurasi dan presisi udara rudal tersebut semakin tinggi.

Dalam kontrak dua negara tersebut disebutkan 10 ribu bahan peledak, 3.450 bom ton, 1.725 bom seberat 250 kilogram dengan sisanya menjadi BLU-109 dan GBU-39 bunker busters.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Hafidz Muftisany
Rasulullah SAW melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar dan haus.((HR. Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
AS dan Dunia Islam Jalin Kerja Sama Lewat Keberagaman
JAKARTA -- Menjalin sebuah kerjasama dengan dunia islam menjadi tugas penting Shaarik H Zhafar sebagai utusan khusus Menteri luar negeri Amerika Serikat untuk...