Tuesday, 7 Zulqaidah 1435 / 02 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wah, Belanda Kirim Dua Rudal Patriot ke Turki, Kenapa?

Monday, 10 December 2012, 05:05 WIB
Komentar : 1
Bendera Belanda
Bendera Belanda

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah Belanda menyetujui pengiriman dua sistem pertahanan rudal Patriot ke perbatasan Turki-Suriah. Majalah Jerman, Der Spiegel sebagaimana dikutip Mehr News (9/12) melaporkan, menyusul keputusan NATO yang akan menempatkan sistem pertahanan rudal Patriot di perbatasan Turki-Suriah, pemerintah Belanda pun akan mengirimkan dua Patriot dan 360 tentaranya ke negara itu.

Beberapa pekan mendatang, sistem pertahanan rudal Patriot itu akan segera dipasang. Pemerintah Jerman juga dikabarkan akan mengirimkan 400 tentaranya ke Turki dengan dalih untuk mendukung sistem pertahanan tersebut.

Pejabat pemerintah Jerman mengklaim, alasan diambilnya keputusan ini adalah instabilitas di wilayah perbatasan Turki dan Suriah, dan langkah ini dimaksudkan untuk meminimalisir bahaya munculnya bentrokan di wilayah tersebut.

Keputusan pemerintah Jerman dan Belanda sebelumnya harus mendapat persetujuan parlemen kedua negara itu. Sekalipun masalah ini menuai protes sejumlah kelompok politik, namun pemerintah kedua negara berharap keputusannya itu akan mendapat suara mayoritas dari anggota parlemen. 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar