Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Harga Emas Tahun Depan Diramal Anjlok

Thursday, 06 December 2012, 07:42 WIB
Komentar : 3
geekosystem.com
Emas (ilustrasi).
Emas (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Goldman Sachs memangkas prediksinya pada harga emas tahun depan. Harga emas akan berubah tahun depan menyusul adanya kenaikan tingkat suku bunga sebagai dampak kebijakan bank sentral Amerika Serikat.

Goldman memangkas perkiraan untuk harga emas tiga, enam, dan 12 bulan menjadi masing-masing 1.700 dolar AS per ons, 1.805 dolar AS per ons, dan 1.805 dolar AS per ons, atau rata-rata di harga 1.800 dolar AS per ons. Adapun, harga emas pada 2014 diramal mencapai 1.750 dolar AS per ons.

"Untuk jangka waktu menengah, emas diperkirakan terdorong turun sejalan dengan kebijakan bank sentral memperbanyak likuiditas di pasar dan kenaikan secara bertahap suku bunga AS karena perbaikan pertumbuhan ekonomi," tulis laporan Goldman Sachs, Kamis (6/12).

Prospek pertumbuhan ekonomi AS dinilai akan lebih tinggi setelah didorong kebijakan bank sentral setempat dengan penambahan likuiditas di pasar. Akan tetapi, risiko pertumbuhan tersebut masih tinggi khususnya berasal dari ketidakpastian dalam kebijakan ekonomi AS menghadapi defisit keuangan.

Bank tersebut mengatakan perkiraan harga emas yang tinggi beberapa tahun terakhir didorong suku bunga yang rendah serta pembelian emas dari bank sentral, dimana tahun lalu mencatat nilai tertinggi sejak pertengahan 1960 sebesar 455 ton.

Akan tetapi, harga emas diprediksi bisa menurun jika kebijakan bank sentral dalam pelonggaran ekonomi memacu pertumbuhan.

"Tanpa adanya kebijakan pelonggaran ekonomi di akhir 2013, kami lihat harga emas akan turun dengan cepat pada 2014 dan menyentuh 1.625 dolar AS per ons di akhir tahun," ujar laporan itu. Dengan ekonomi AS yang melemah, perkiraan harga emas akan naik menyentuh 1.900 dolar AS per ons di akhir 2013.

Reporter : Nur Aini
Redaktur : Fernan Rahadi
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong. ((QS. Al-Baqarah [2]:107))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Salim Said: Komunis, Paham Ideologi yang Sudah Bangkrut
 JAKARTA -- Paham komunis sempat tumbuh dan berkembang di Indonesia. Akan tetapi Prof. Dr Salim Said menilai ideologi tersebut sudah bangkrut saat ini. Meski...