Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hamas Apresiasi Dukungan Rakyat Indonesia

Minggu, 28 Oktober 2012, 17:07 WIB
Komentar : 0
Republika/Subroto
Pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza ini dimulai dan meliputi pengerjaan artistektur dan instalasi listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA CITY -- Gerakan Ismam Hamas di Palestina mengapresiasi dukungan rakyat Indonesia terhadap perjuangan Palestina. Dukungan rakyat Indonesia itu menurut pemimpin Hamas Gaza Utara Mustafa Ahmed Al Qanun menunjukkan kecintaan yang tulus terhadap saudara yang sama akidahnya.

"Dukungan ini menunjukkan ukhuwah Islamiyah kedua rakyat ini," kata Mustafa Ahmad saat silaturahmi dengan relawan MER-C di kediamannya di Jabaliya, Gaza Utara, akhir pekan ini.

Rakyat Indonesia, kata Mustafa, sudah lama membantu rakyat Palestina dan selalu konsisten. Hubungan kedua negara, terjalin sejak lama. Saat Indonesia merdeka, Mufti Palestina merupakan salah satu yang memberikan dukungannya. "Indonesia yang dulu juga terjajah pertama kali diakui kemerdekaannya oleh dunia Arab. Salah satunya Mufti Palestina."

Mustafa mengaku gembira bahwa rakyat Indonesia membangun rumah sakit di Bayt Lahiya, Gaza Utara. Pembangunan rumah sakit ini menurutnya sangat tepat untuk membantu rakyat Gaza yang masih menderita karena diblokade Israel. "Kami sangat senang dan bangga karena rumah sakit yang dibangun menyerupai kubah Sakrah."

Presidium MER-C, Joserizal, mengatakan rumah sakit yang sedang dibangun itu merupakan sumbangan dari rakyat Indonesia. Dananya berasal dari kelas menengah dan bawah. "Dana pembangunan ini seluruhnya dari rakyat Indonesia, bukan dari pemerintah Indonesia. Tapi pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh, misalnya dengan mempermudah kita masuk ke Gaza," kata Jose.

Saat ini pembangunan RS Indonesia memasuki tahap kedua. Pengerjaannya dilakukan sendiri oleh tenaga-tenaga Indonesia. Kebutuhan dana untuk pembangunan fisik RS mencapai Rp 30 miliar. Sampai saat ini dana yang terkumpul sudah mencapai Rp 25 miliar.

Reporter : Subroto dari Gaza
Redaktur : Dewi Mardiani
2.624 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...