Friday, 28 Ramadhan 1435 / 25 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran: Serangan Israel Sulut Perang Dunia III

Monday, 24 September 2012, 02:07 WIB
Komentar : 0
Al-Arabiya
Israel vs Iran. (Ilustrasi)
Israel vs Iran. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Iran bisa melancarkan serangan terlebih dulu jika Israel bersiap-siap menyerang negara tersebut, kata seorang komandan senior Garda Revolusi kepada televisi Al-Alam, Ahad (24/9). 

Jika Israel dan Iran terlibat dalam bentrok militer, "tidak ada yang bisa diramalkan... dan itu akan berubah menjadi Perang Dunia III," kata Brigjen Amir Ali Hajizadeh kepada televisi berbahasa Arab itu. 

Hajizadeh, yang bertanggung jawab atas sistem rudal Garda Revolusi, mengatakan, "Bila mereka (orang-orang Israel) telah mempersiapkan segala sesuatu untuk melancarkan serangan, maka kami mungkin akan melancarkan serangan terlebih dulu. Namun kami belum melihat hal ini pada saat ini."

Ia menambahkan, Iran memperkirakan setiap serangan Israel akan dilakukan dengan otorisasi AS, namun "apakah serangan-serangan rejim Zionis itu dengan atau tanpa sepengetahuan AS, kami akan tetap menyerang pangkalan-pangkalan AS di Bahrain, Qatar dan Afghanistan."

"Israel tidak akan bisa membayangkan tanggapan kami -- dan negara itu akan mengalami kerusakan besar dan itu akan menjadi pendahuluan atas kemusnahannya," kata jendral Iran itu.

Pernyataan Amir diungkapkan sehari setelah pemimpin Garda Revolusi Jendral Mohammad Ali Jafari mengatakan, perang antara Iran dan Israel "pada akhirnya akan terjadi, namun tidak pasti di mana dan kapan".

Baru pertama kali ini seorang pejabat tinggi Iran mengakui kemungkinan meletusnya perang antara kedua negara yang bermusuhan itu. Jafari, yang dikutip kantor-kantor berita ISNA dan Fars, juga mengatakan, konflik semacam itu akan mengarah pada kemusnahan Israel. "Jika mereka memulai (agresi), maka itu berarti kehancuran mereka dan akan menjadi akhir sejarah," katanya.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara, AFP
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar