Wednesday, 3 Syawwal 1435 / 30 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Malaysia Blokir Film 'Innocence of Muslims'

Sunday, 16 September 2012, 06:00 WIB
Komentar : -1
article.wn.com
Film anti-Islam yang memantik kemarahan Muslim dunia
Film anti-Islam yang memantik kemarahan Muslim dunia

REPUBLIKA.CO.ID, BINTULU - Malaysia terus berupaya menyumbat seluruh akses ke film "Innocence of Muslims" di dunia maya. Hal ini disampaikan Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Seri Rais Yatim kepada kantor berita Malaysia, Bernama, Sabtu (15/9).

"Saya telah menginstruksikan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia untuk mendiskusikan masalah dengan pihak berwenang terkait dan memblokir akses ke trailer film (Innocent of Muslims) lewat YouTube dan saluran lain," ungkap Rais saat berada di Kampung Penan Muslim, Sabtu (15/9).

Pemblokiran ini, kata dia, sebagai peringatan kepada seluruh pihak di dalam maupun luar negeri bahwa pemerintah Malaysia tidak bertoleransi terhadap segala elemen yang menyentuh sensitifitas agama maupun rasialisme.

Sementara itu, Direktur Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Datuk Mohamed Sahril Tarmizi mengatakan pihaknya sudah meminta pihak asing terkait untuk memblokir film menghasut tersebut.

Langkah itu, kata dia, diambil sesaat setelah film yang isinya dianggap menistakan Nabi Muhammad SAW itu menyulut protes dari umat Muslim di seluruh dunia. Meski begitu Tarmizi mengindikasikan kalau trailer film tersebut hingga kini masih bisa diakses warga Malaysia.

"Karena footage itu dari luar negeri, kami butuh bantuan teknik dari seberang dan ini membutuhkan waktu," ungkap Tarmizi kepada Bernama Sabtu (15/9) malam.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
JK, Terpilih Wapres Biasa Saja, Anak dan Cucu Sedih
JAKARTA -- JAKARTA -- Jusuf Kalla sudah diumumkan secara resmi oleh KPU sebagai cawapres terpilih 2014-2019 pada tanggal 22 Juli kemarin. Ini menjadi kali...