Minggu, 14 Rajab 1436 / 03 Mei 2015
find us on : 
  Login |  Register

Malaysia Blokir Film 'Innocence of Muslims'

Minggu, 16 September 2012, 06:00 WIB
Komentar : -1
article.wn.com
Film anti-Islam yang memantik kemarahan Muslim dunia
Film anti-Islam yang memantik kemarahan Muslim dunia

REPUBLIKA.CO.ID, BINTULU - Malaysia terus berupaya menyumbat seluruh akses ke film "Innocence of Muslims" di dunia maya. Hal ini disampaikan Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Seri Rais Yatim kepada kantor berita Malaysia, Bernama, Sabtu (15/9).

"Saya telah menginstruksikan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia untuk mendiskusikan masalah dengan pihak berwenang terkait dan memblokir akses ke trailer film (Innocent of Muslims) lewat YouTube dan saluran lain," ungkap Rais saat berada di Kampung Penan Muslim, Sabtu (15/9).

Pemblokiran ini, kata dia, sebagai peringatan kepada seluruh pihak di dalam maupun luar negeri bahwa pemerintah Malaysia tidak bertoleransi terhadap segala elemen yang menyentuh sensitifitas agama maupun rasialisme.

Sementara itu, Direktur Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia, Datuk Mohamed Sahril Tarmizi mengatakan pihaknya sudah meminta pihak asing terkait untuk memblokir film menghasut tersebut.

Langkah itu, kata dia, diambil sesaat setelah film yang isinya dianggap menistakan Nabi Muhammad SAW itu menyulut protes dari umat Muslim di seluruh dunia. Meski begitu Tarmizi mengindikasikan kalau trailer film tersebut hingga kini masih bisa diakses warga Malaysia.

"Karena footage itu dari luar negeri, kami butuh bantuan teknik dari seberang dan ini membutuhkan waktu," ungkap Tarmizi kepada Bernama Sabtu (15/9) malam.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Penghargaan Bukan Dibanggakan Tapi untuk Berbuat Lebih Baik'
JAKARTA -- Nurdin Abdullah sangat mengapresiasi penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2014 yang didapatnya. Bupati Bantaeng ini sangat berterimakasih kepada Republika atas award yang...