Sabtu, 15 September 2012, 10:51 WIB

Protes Film Anti-Islam di Tunisia, 3 Tewas

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari
Boston Globe
Seorang warga Tunisia melempar batu dalam aksi protes di depan Kedutaan Besar AS di Tunis, Jumat (14/9/2012)
Seorang warga Tunisia melempar batu dalam aksi protes di depan Kedutaan Besar AS di Tunis, Jumat (14/9/2012)

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS--Setidaknya tiga pengunjuk rasa tewas pada Jumat (14/9) dalam bentrokan di ibu kota Tunisia, Tunis, dalam demonstrasi besar-besaran terjadi di luar Kedutaan Besar AS. Aksi itu memprotes film anti-Islam buatan AS, kata kantor berita resmi Tunisia, TAP.

TAP mengatakan bahwa lebih dari 20 orang terluka dalam bentrokan antara pasukan keamanan dan para pengunjuk rasa. Ratusan pengunjuk rasa sebelumnya membakar sejumlah mobil Kedutaan Besar AS, kata wartawan Xinhua di lokasi kejadian.

Para pengunjuk rasa berhasil memanjat dinding kedutaan - beberapa di antaranya memasuki kompleks, dan membakar banyak mobil. Asap tebal terlihat di atas kedutaan itu, dan pasukan keamanan terlihat menembakkan peluru-peluru karet serta menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Ambulans-ambulan dan petugas pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian untuk menyelamatkan para korban terluka dan memadamkan api.

Beberapa pengunjuk rasa, yang berkumpul setelah shalat Jumat, mengatakan kepada Xinhua bahwa mereka ingin memaksa duta besar AS untuk Tunisia keluar dan menuntut pembebasan para demonstran yang ditangkap sebelumnya.

Sementara itu, saksi lokal mengatakan kelompok lain anak-anak yang marah juga membakar satu sekolah Amerika yang berada di dekat Kedutaan Besar AS di Tunis, menyebabkan kerusakan berat properti.

Demonstrasi telah diselenggarakan sejak Rabu untuk memprotes film bikinan warga AS yang menghina Nabi Muhammad SAW, yang telah memicu serentetan protes di negara-negara Arab dan negara-negara Islam lainnya.

Sumber : Antara