Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dubes AS Tewas, Libya Tangkap 4 Demonstran

Sabtu, 15 September 2012, 06:15 WIB
Komentar : 2
Reuters/Esam Al-Fetori
Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Benghazi, Libya, terbakar saat sekelompok demonstran menggelar aksi memprotes film yang diproduksi di Amerika Serikat pada 11 September.
Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Benghazi, Libya, terbakar saat sekelompok demonstran menggelar aksi memprotes film yang diproduksi di Amerika Serikat pada 11 September.

REPUBLIKA.CO.ID,  Para pejabat Libya mengatakan 4 orang telah ditangkap sehubungan dengan serangan maut pekan ini terhadap konsulat Amerika di Benghazi, sementara pihak berwenang bersiap-siap menghadapi demonstrasi kekerasan lagi di seluruh Timur Tengah menentang film anti-Islam yang diproduksi di Amerika Serikat.

Pihak berwenang di Libya tidak memberi keterangan mengenai orang-orang yang ditangkap atas serangan hari Selasa yang menewaskan Dutabesar Amerika Christopher Stevens dan 3 orang staffnya. Badan-badan intelijens Amerika sedang memeriksa keterlibatan militan pro-al Qaida. Tetapi, mereka mengatakan mereka tidak mempunyai bukti yang kuat.

Sementara itu, 4 demonstran tewas ketika massa yang memrotes film anti-Islam menyerbu ke pekarangan Kedutaan Amerika di Yaman hari Kamis.

Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi segera mengutuk kekerasan itu dan berjanji untuk melindungi warga Amerika di Yaman. Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Barack Obama menelpon Hadi untuk menyampaikan terima kasih kepadanya atas tindakannya yang cepat.

Demonstran juga berpawai di Kairo, Teheran, Baghdad dan Dhaka, meneriakkan penolakan terhadap Israel dan membakar bendera Amerika.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengutuk film amatir yang dibuat di Amerika itu yang memperolokkan Nabi Muhammad Islam. Dia menyebutnya “menjijikkan” dan “tercela.” Presiden Mesir Mohamed Morsi juga mengutuk film dan kekerasan itu hari Kamis. Ia berjanji akan melindungi orang asing di Mesir.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : voanews.com
Hati orang yang sudah tua dapat menjadi lupa akan usianya bila ia terlalu mencintai hidup dan harta bendanya(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...