Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tersengat Panas, Beginilah Nasib Puluhan Anak Sekolah

Sabtu, 15 September 2012, 02:07 WIB
Komentar : 0
Panas terik sinar matahari

REPUBLIKA.CO.ID, OSAKA---Lebih dari 40 anak sekolah dibawa ke rumah sakit dari sekolah mereka karena sengatan panas dalam sehari ketika suhu melonjak di Jepang barat, kata pers lokal Kamis malam.

Insiden pertama terjadi tak lama setelah pukul 10.00 waktu setempat pada Kamis ketika murid berbaris di halaman sekolah dalam kelompok saat latihan untuk pertemuan olahraga musiman di Kota Iwade, Prefektur Wakayama, kata laporan.

Setelah pemadam kebakaran setempat menerima panggilan darurat dari sekolah, pihaknya mengirim beberapa ambulans untuk membawa 11 anak ke beberapa rumah sakit di kota itu.

Anak-anak yang dibawa, dari kelas empat sampai kelas enam siswa sekolah dasar, merasa mual atau mati rasa pada i kaki dan tangan, tetapi kondisi mereka menjadi stabil pada siang hari.

Di Prefektur Shimane, total 30 anak sekolah dibawa ke rumah sakit, juga karena sengatan panas, dari sekolah dasar lokal di Kota Tsuwano oleh tim pemadam kebakaran.

Laporan itu mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis sore ketika 30 anak, yang terdiri atas siswa kelas dua dan kelas sekolah dasar, yang berpartisipasi dalam latihan untuk pertandingan olahraga, yang dimulai pada pagi hari, dengan 90 siswa lainnya di halaman sekolah. Dua dari siswa yang dilarikan ke rumah sakit masih dalam kondisi serius, kata laporan tersebut.

Rincian dari kedua insiden itu kini sedang diselidiki oleh otoritas lokal, namun laporan-laporan menunjukkan anak-anak itu tidak bisa mendapatkan cukup istirahat selama pelajaran luar sekolah.

Badan Meteorologi Jepang mengatakan suhu di banyak tempat di bagian barat Jepang mencapai lebih dari 30 derajat Celcius pada Kamis.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
1.968 reads
Buta yang paling buruk ialah buta hati.((HR. Asysyihaab))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...