Kamis, 13 September 2012, 21:25 WIB

Tokoh Lintas Agama Dunia Kecam Film Anti-muslim

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Dewi Mardiani
Reuters/Esam Al-Fetori
Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Benghazi, Libya, terbakar saat sekelompok demonstran menggelar aksi memprotes film yang diproduksi di Amerika Serikat pada 11 September.
Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Benghazi, Libya, terbakar saat sekelompok demonstran menggelar aksi memprotes film yang diproduksi di Amerika Serikat pada 11 September.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Reaksi keras umat muslim di seluruh dunia atas film Innocence of Muslims didukung oleh tokoh lintas agama di dunia. Juru Bicara Vatikan Federico Lombardi menuding film murahan tersebut sebagai pemantik amarah umat muslim.

Dia mengecam prilaku provokatif yang menyinggung umat Islam di seluruh dunia. Kata dia, reaksi umat muslim adalah kewajaran atas semangat anti-muslim yang dikobarkan secara sengaja. Walau pun dia menegaskan kekerasan dalam bentuk apapun tidak dapat diterima, tetapi bentuk provokasi anti-muslim juga patut dikecam.

"Konsekuensi serius dari pelanggaran dibenarkan. Provokasi terhadap kepekaan orang muslim sekali lagi jelas," kata dia, seperti dikutip Turkish Weekly, Kamis (13/9).

Mantan Menteri di Kabinet Israel, Michael Melchior, menganggap, film tersebut adalah produksi murahan, dan patut dikatakan sebagai sampah ketimbang sebuah karya. Dia yang juga seorang Rabi Ortodoks menegaskan, sudah sepatutnya kebebasan berekspresi, walau satir sekalipun, tetap harus memiliki prinsip-prinsip kesucian.

Sumber : Reuters
loading...