Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Penjarakan Oposisi, Hizbullah Cela Bahrain

Kamis, 06 September 2012, 08:44 WIB
Komentar : 0
Ilustrasi krisis Bahrain

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT -- Partai garis keras Lebanon, Hizbullah, kemarin, mengutuk hukuman penjara Bahrain yang dijatuhkan atas 13 tokoh terkemuka oposisi. Menurut mereka, hukuman penjara itu sangat keras dan tidak adil.

Dalam satu pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor medianya, partai tersebut menyatakan, "Putusan itu adalah bagian dari upaya putus-asa guna menutupi kejahatan yang dilakukan terhadap warga sipil di Bahrain."

Pernyataan tersebut menyebutkan, hukuman penjara itu adalah tindakan kejam atas penolakan terhadap pemerintah untuk menyelenggarakan dialog efektif dengan oposisi Bahrain. "Mereka meminta pemerintah untuk mengeluarkan negeri tersebut dari krisisnya", demikian laporan Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (6/9) pagi.

Sebelumnya, pengadilan Bahrain pada Selasa (4/9) menjatuhkan hukuman penjara atas 13 tokoh oposisi terkemuka di sana. Dari para tokoh itu, ada tujuh orang yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, dengan dakwaan berencana menggulingkan Kerajaan Bahrain.

Redaktur : Dewi Mardiani
Sumber : Antara
1.079 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda