Saturday, 28 Safar 1436 / 20 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Siap Produksi Anti-Rudal Lebih Canggih

Tuesday, 04 September 2012, 05:17 WIB
Komentar : 10
Rudal Iran
Rudal Iran

REPUBLIKA.CO.ID, Panglima Pangkalan Pertahanan Udara Khatamul Anbiya, Brigjen Farzad Esmaili menyatakan, "Kami akan memproduksi sebuah sistem yang memiliki kemampuan lebih banyak dibandingkan sistem anti-rudal S-300."

 

Seperti dilansir IRIB, dia menambahkan, "Tahun lalu kami berada di satu tahap produksinya, akan tetapi tahun ini kami berada di tingkat yang sudah memasuki tahap deteksi ancaman, produksi seluruh komponennya dengan bantuan sektor industri dan universitas, serta telah memasuki tahap perampungan."

Ditambahkannya bahwa sistem tersebut lebih maju dibanding sistem S-300 produksi Rusia. "Kami tidak menemukan masalah dalam sistem radar, identifikasi dan penguncian, yang semuanya telah dirampungkan."

Menurutnya, produksi sistem anti-rudal tersebut melalui proses yang sangat rumit dan proses identifikasi dan penghancuran target memerlukan kesabaran, ketelitian, dan keahlian tinggi. 

Menyinggung penolakan Rusia menyerahkan sistem anti-rudal S-300 kepada Iran, Esmaili mengatakan, "Sejak saat itu pula, kami memulai produksi sistem anti-rudal yang menyerupai S-300."

 

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri ketika mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...