Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Shimon Peres tidak bisa Tidur karena Iran

Senin, 20 Agustus 2012, 06:46 WIB
Komentar : 13
thejc.com
Shimon Peres
Shimon Peres

REPUBLIKA.CO.ID, Presiden Israel, Shimon Peres kembali mengungkit kemungkinan serangan terhadap Iran dan mengatakan bahwa perencanaan serangan sepihak terhadap fasilitas nuklir Republik Islam Iran itu membuatnya terjaga di malam hari.

"Saya tidak bisa tidur karena khawatir petaka apa yang akan terjadi jika ada serangan sepihak Israel," kata Peres kepada koran terbitan Israel Yediot Ahronot.

Peres menegaskan kembali bahwa Tel Aviv sangat membutuhkan bantuan Washington dalam melancarkan operasi militer terhadap Tehran dan menyatakan bahwa dirinya memiliki "tanggung jawab moral" untuk menentang serangan Israel tanpa dukungan AS.

Presiden Israel juga menuding Perdana Menteri Benyamin Netanyahu dan menteri perangnya Ehud Barak telah menciptakan "kepanikan yang tidak perlu" di antara warga Israel.

Kamis pekan lalu (18/8), Peres mengkritik perencanaan serangan ke Iran, dan menyatakan, Obama telah menyakinkannya bahwa "sudah menjadi kepentingan Amerika" untuk menghentikan program energi nuklir Iran. Peres juga mempercayai keseriusan Obama dalam upayanya mencegah Republik Islam memperkaya uranium.

Sebelumnya, berbagai media Israel mengutip pernyataan Netanyahu dan Barak soal kemungkinan besar serangan unilateral ke Iran bahkan sebelum pemilihan presiden AS pada November mendatang.

Di sisi lain, warga Israel mereaksi pernyataan tersebut dengan menggelar protes anti-perang di Tel Aviv.

Sebuah jajak pendapat terbaru yang dilakukan di Israel menunjukkan bahwa 61 persen responden menentang serangan Israel dan hanya 27 persen yang mendukung.

Tel Aviv berulang kali mengancam Iran dengan opsi serangan militer dengan alasan bahwa Tehran sedang mengacu aspek militer dalam program nuklirnya.

Namun, Republik Islam menyatakan bahwa program nuklirnya sepenuhnya bertujuan damai dan bahwa Teheran adalah anggota Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Selain itu, para pejabat Iran berjanji akan menunjukkan respon destruktif terhadap segala bentruk agresi Israel. Serangan Israel ke Iran juga diperkirakan akan menyulut perang regional.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS Al-Baqarah [2[:82)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Dyanseller Kamis, 23 Agustus 2012, 21:53
kalo iran gk boleh punya nuklir kenapa AMERIKA punya nuklir ... pertanyaannya buat apa amerika punya nuklir .. hayoo ..?? kalo bukan buat nyerang umat muslim ..!
  yemu Selasa, 21 Agustus 2012, 06:37
Orang yg dari kecil hidup d hutan pun tau klu Israel Dan usa adalah musuh Iran, yg bertemam adalah USA, israel Dan Saudi .
  mujahid Senin, 20 Agustus 2012, 20:22
as dan israel serang iran, siap 2 aja muncul mujahid2 baru... yang ingin syahid dan terjadi lah kiamat ......
  feliaja Senin, 20 Agustus 2012, 16:46
alah... ga bisa tidur karena iran, bo'ong loe !! syiah iran kan temen loe, cuman pura2 musuhan ajah..
takut ama khilafah akan tegak klee... dasar shimon laknatullah.
  ariel a smith Senin, 20 Agustus 2012, 16:06
status pemenang nobel perdamaian shimon peres sgt layak utk dicabut, krn ambisi perangnya diatas semangat perdamaiannya. dunia (barat) & sekutunya sdh tertipu hehehe...