Sabtu, 27 Syawwal 1435 / 23 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Bidik Muslim, AS Siapkan Senjata Biologis?

Jumat, 10 Agustus 2012, 05:06 WIB
Komentar : 50
anbsoft.com
Bendera Amerika Serikat
Bendera Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Seorang analis politik terkemuka asal Amerika Serikat, Kevin Barrett, menyebut negaranya tengah merencanakan untuk memproduksi senjata biologis yang mampu memusnahkan bagian otak manusia yang berkaitan dengan potensi spiritualitas.

"Sebuah video tentang Pentagon yang dibocorkan oleh kelompok hacker anonim menampilkan detail rencana militer AS untuk mengembangkan dan menyebarkan senjata biologis yang mampu menghancurkan penerimaan orang-orang terhadap agama. Senjata ini ditargetkan untuk populasi Muslim," tulis Barrett dalam artikelnya yang dilansir Press TV, Kamis (9/8).

 

Aktivis di Muslim-Jewish-Christian Alliance (MUJCA) ini menuturkan, senjata biologis yang masih dalam perencanaan itu akan didistribusikan dengan disisipkan dalam vaksin penyakit flu. Ia menyebut, materi biologis itu mampu mengubah ekspresi genom manusia untuk memproduksi semacam lobotomi kimia.

"Kultur dari masyarakat Islam adalah budaya yang sangat religius. Kekuatan religius inilah yang mengikat masyarakat Islam bersatu. Pemusnahan terhadap ciri utama dari budaya 1,5 miliar orang ini, secara lebih jauh, merupakan genosida terburuk yang pernah diupayakan atau terpikirkan," tandasnya.

Rencana AS untuk menumpas seluruh bentuk resistensi religius dan spiritual ini, lanjut Barrett, ditujukan untuk mendapatkan kekuasaan lebih luas. Ia juga menilai, rencana tersebut merupakan ancaman bagi seluruh aspek kemanusiaan di mana semua agama dan spiritualitas selalu menuntut adanya keadilan bagi seluruh umat manusia. 

 

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Press TV
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)((QS ar-Rum: 41))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Manfaat Antioksidan dan Antidepresan pada Coklat
WASHINGTON -- Banyak ahli gizi memperingatkan bahwa tingginya kandungan gula dalam coklat bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Tapi sejumlah dokter menunjukkan adanya manfaat dari...