Saturday, 15 Rajab 1434 / 25 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

AS: Standard Chartered Lakukan Pencucian Uang Iran 250 Miliar Dolar

Wednesday, 08 August 2012, 17:07 WIB
Komentar : 0
thenewstribe.com
Standard Chartered.
Standard Chartered.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Bank Standard Chartered dituduh secara ilegal melakukan pencucian uang bersama Iran. Menurut pembuat kebijakan AS, praktik pencucian uang sudah mencapai 250  milyar dolar AS.

Departemen Layanan Keuangan New York mengatakan bank sengaja menyembunyikan 60 ribu transaksi rahaisa untuk 'lembaga-lembaga keuangan Iran" yang menjadi sasaran sanksi ekonomi AS. Badan ini melabeli Standard Chartered yang berasis di Inggris sebagai 'Institusi Curang".

Bank tersebut diancam dicopot lisensinya dalam perbankan AS.

Tudingan itu dianggap jauh lebih besar ketimbang kasus yang melibatkan HSBC yang dituduh Senat AS gagal mencegah pencucian uang dari negara-negara di dunia termasuk Meksiko dan Iran.

Saat ini bank Standard diperintakan untuk menghadap kepada pemegang kebijakan keuangan segara untuk menerangkan 'pelanggaran nyata' dari 2001 hingga 2010.

Pihak berwenang AS juga berencana menggelar dengan pendapat dengan agenda 'pembahasan denda keuangan."

"Jika tuduhan terbukti benar, maka ini menunjukkan ada kebijakan sistematik untuk menghilangan rekaman data informasi penting," ujar pengacara di BHFA Law Group, Farhad Ali, di Washington DC. "Karena semua transaksi ini harus melewati AS (mengingat semua dalam bentuk dolar) dan ini adalah area di mana AS bisa menggunakan kekuatannya.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
2.016 reads
Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Cukup 90 Hari, Cina Bangun Tower Tertinggi di Dunia
CHANGSA--Rencana perusahaan Cina, Broad untuk membuat gedung tertinggi di dunia dalam waktu tiga bulan saja bukanlah isapan jempol belaka. Rencana itu...