Jumat, 3 Zulqaidah 1435 / 29 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

Militer Suriah: Damaskus Bebas dari Kelompok Pemberontak

Minggu, 05 Agustus 2012, 08:30 WIB
Komentar : 1
www.militaryphotos.net
Anggota militer Suriah/Ilustrasi
Anggota militer Suriah/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Militer Suriah, Sabtu (4/8), menyatakan wilayah At-Tadamun di bagian selatan Ibu Kota Suriah, Damaskus, bebas dari gerilyawan. Demikian laporan kantor berita resmi negeri tersebut SANA.

At-Tadamun adalah kabupaten pertama di ibu kota Suriah yang telah menghadapi aksi perlawanan bersenjata selama dua pekan belakangan. Setelah menyerbu daerah tersebut pada Sabtu, militer Suriah menggali kuburan massal yang berisi 20 orang di antara daerah At-Tadamun dan Yalda.

Pada Sabtu pagi, kata SANA, militer telah menemukan satu kuburan massal di Yalda yang berisi 20 mayat warga sipil dan personel militer. Meskipun At-Tadamun dinyatakan bersih, bentrokan masih terjadi di tempat lain di Damaskus. Itu termasuk di Rkn Eddien, Salhieh dan Muhajireen.

Sementara itu, SANA melaporkan banyak petempur asing dan Arab telah tewas atau dibekuk pada Sabtu di Provinsi Aleppo di bagian utara. Suriah telah lama menyatakan pihak ketiga telah bergabung dalam pertempuran di Suriah. Laporan menambahkan agen intelijen asing dan kaum fanatik Arab telah menjadi bagian dari lingkaran kerusuhan tersebut.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/Xinhua-0ANA
Barangsiapa tidak meninggalkan kata-kata dusta dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya ((HR Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar