Kamis, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Karikatur Inilah yang Bikin Warga Yahudi Kesal

Rabu, 01 Agustus 2012, 05:29 WIB
Komentar : 35
IRIB
Karikatur anti-Yahudi
Karikatur anti-Yahudi

REPUBLIKA.CO.ID, Ini adalah karikatur orang-orang Yahudi yang sedang berdoa di depan Tembok Ratapan, tembok yang berada di bagian barat Masjid al-Aqsha, akan tetapi dengan sedikit tambahan yaitu panel terkenal di Wall Street.

Mashregh News melaporkan, koran Jerusalem Post menulis, "Dalam pembukaan acara yang digelar oleh orang-orang Iran bertajuk ‘Runtuhnya Wall Street' sebuah karikatur anti-Yahudi memperoleh penghargaan pertama. Karikaturis Mohammad Tabrizi mengantongi hadiah 5.000 euro dalam kompetisi tersebut.

Dalam karikaturnya, Tabrizi menggambarkan orang-orang Yahudi sedang berdoa di Tembok Ratapan dengan panel terkenal Wall Street.

Acara tersebut digelar dalam rangka mendukung gerakan Occupy Wall Street dari Teheran. Gerakan Occupy Wall Street adalah dalam rangka memberantas ketidakadilan dan ketimpangan dalam struktrur keuangan Amerika Serikat.

Lebih dari 1.600 karikaturis dari 45 negara dunia mengirimkan karya mereka ke sekretariat panitia kompetisi tersebut. Tujuh juri dari Iran, Turki, Polandia, dan Romania ditunjuk dalam kompetisi ini.

Abraham Foxman, Direktur Liga Anti-Penistaan (ADL) mengatakan, "Sekali lagi, Iran memboyong hadiah di kategori perluasan anti-Yahudi. Karikaturis pemenang kompetisi itu telah menarget tempat paling sakral untuk kaum Yahudi dan menilainya sebagai simbol ketamakan dan kerakusan. Karikatur tersebut sangat menghina dari berbagai sisi."  

Pada tahun 2006, untuk merespons publikasi karikatur yang menistakan Rasulullah Saw di sebuah koran Denmark, Iran menggelar kompetisi karikatur dengan tema Holocaust.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pembangunan Tekan Populasi Satwa Liar
JAKARTA -- Senior Advisor World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Prof Ir H Hadi S. Alikodra menuturkan pertumbuhan dan pembangunan yang pesat banyak memberikan...