Kamis, 17 Jumadil Akhir 1435 / 17 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Empat Warga Iran Dihukum Mati karena Gelapkan Uang Bank

Selasa, 31 Juli 2012, 14:50 WIB
Komentar : 2
.
Tiang gantungan hukuman mati. Ilustrasi
Tiang gantungan hukuman mati. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Jaksa Agung Iran, Gholam Hossein Mohseni Ejei, Senin waktu setempat mengatakan pengadilan Iran menjatuhkan hukuman mati kepada empat tersangka perkara penggelapan bank 2,6 miliar dolar AS di negara itu. Demikian kata kantor berita setengah resmi Fars.

Saat berbicara kepada wartawan, Mohseni-Ejei yang juga juru bicara peradilan Iran itu mengatakan bahwa pengadilan telah selesai menyelidiki kasus itu. ''Hakim telah mengeluarkan putusan untuk 39 tersangka,'' kata laporan tersebut.

Empat dari 39 tersangka telah dijatuhi hukuman mati. Dua orang telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Tahanan yang tersisa telah menerima 10, 20 dan 25 tahun penjara.

Pejabat pengadilan Iran mencatat bahwa pengadilan telah memerintahkan narapidana untuk mengembalikan aset. Iran menangkap puluhan tersangka atas korupsi bank yang digambarkan sebagai kasus terbesar penggelapan yang pernah terjadi di Iran.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/Xinhua-0ANA
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  mamaz abe Selasa, 31 Juli 2012, 15:43
itu baru namanya hukum sejati, ga kaya negara kita hukum cmn di rasakan oleh orang miskin aja, hukum bs di beli dengan uang negara macam apa itu????