Wednesday, 8 Zulqaidah 1435 / 03 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

'The Joker' Dituntut 142 Dakwaan

Tuesday, 31 July 2012, 14:13 WIB
Komentar : 1
reuters
James Holmes di pengadilan
James Holmes di pengadilan

REPUBLIKA.CO.ID, COLORADO -- Sebanyak 142 dakwaan dialamatkan kepada James Eagan Holmes, terdakwa pembunuhan 12 penonton pemutaran perdana 'Batman, The Drak Knight Rises', Aurora, Amerika Serikat. Diantaranya, 24 dakwaan pembunuhan tingkat satu, dan 116 dakwaan percobaan pembunuhan.

Jaksa Penuntut Distrik Attorney, AS, Carol Chambers mengatakan, pria yang mengaku 'The Joker' itu, dituntut perbuatannya dengan mendakwakan dua dakwaan untuk satu korban. Yaitu satu dakwaan untuk pembunuhan berencana, dan terkahir dakwaan kejahatan ekstrim untuk kehidupan manusia.

Dakwaan pertama, menurut Carol sangat berpeluang untuk modal ganjaran mati bagi Holmes. Hanya saja, kata dia, keluarga korban belum menemukan mufakat untuk meminta tuntutan mati.

Tapi menurut dia, setebal 40 halaman dakwaan yang dibacakan dihadapan persidangan itu, sudah memastikan hukuman yang berat bagi tersangka asal San Diego itu. Tidak cukup dengan dakwan utama, dakwaan lain (subsider) berupa kepemilikan senjata api, bahan peledak, dan potensi peningkatan kejahatan juga mengancam.

Persidangan pembacaan dakwaan adalah sidang kedua bagi Holmes. Kantor berita Reuters, mengatakan, Holmes masih berpenampilan sama seperti sidang perdana Senin (23/7), dengan rambut kemerahan yang mulai luntur, sehingga sebagian lagi tampak berwarna kulit jeruk.

Namun kata laporan tersebut, kali ini mantan mahasiswa doktrol ilmu syaraf itu tampak waspada dari sidang sebelumnya. Hakim Arapahoe William Sylvester mengatakan, dia menjawab dengan tenang saat hakim meminta tanggapan atas dakwaan tersebut. ''Ya,'' kata dia dengan tenang.

Reporter : Bambang Noroyono
Redaktur : Hafidz Muftisany
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Masjid Pertama di Alaska Resmi Dibuka
ALASKA -- Alhamdulillah, sebuah masjid di Alaska resmi dibuka sekaligus menjadi bangunan masjid pertama disana. Seperti dilansir dari Onislam.com, Selasa (2/9), masjid ini...