Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Berharap Dunia Muslim Bisa Maju

Minggu, 29 Juli 2012, 09:45 WIB
Komentar : 2
AP
 Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Rahimi
Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Rahimi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza Rahimi, Sabtu (28/7), mengatakan Republik Islam Iran benar-benar mengharapkan kemajuan dan pembangunan tercapai di Dunia Muslim.

"... Kebenaran Iran akan terbukti bagi semua bangsa dan Barat. Citra itu akan terungkap buat semuanya," kata Rahimi kepada Mohammad as-Saberi yang akan melepaskan jabatan Duta Besar Tunisia.

Dibandingkan dengan negara Arab lainnya, Tunisia dinilai memiliki sikap yang menonjol dalam hal kebudayaan dan peradaban. Tunisia memainkan peran efektif dan penting di wilayah Arab dan Afrika Utara.

Rahimi menilai as-Saberi berhasil dalam menjalankan misinya sebagai dubes Tunisia. Rahimi mengatakan selama masa itu menteri luar negeri, industri, pertambangan dan perdagangan Iran mengunjungi Tunisia. Sidang gabungan komisi kerja sama ekonomi diselenggarakan.

''Semua itu menjadi awal baik bagi peningkatan hubungan kedua negara,'' katanya.

Rahimi menyatakan banyak negara telah bergabung dengan negara adidaya dalam menjatuhkan sanksi terhadap Iran. Itu karena mereka dilanda ketakutan dan menghadapi paksaan.

Ia menyatakan musuh negara Iran hanya menambah besar masalah mereka sendiri dengan ikut menjatuhkan sanksi. Mereka akan bertambah lemah dari hari ke hari. Semua itu menutupi kenyataan.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/IRNA-OANA
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  NUR Selasa, 31 Juli 2012, 15:12
Aku sangat-sangat setuju dg pernyataannya. masuk akal. seharusnya negara timur tengah jangan takut dg AS, kenapa tidak bergabung dg IRAN saja, sesama ISLAM. wahai negara islam janganlah kalian takut bersembunyi di Ketiak AMERIKA.

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...