Tuesday, 3 Safar 1436 / 25 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Berharap Dunia Muslim Bisa Maju

Sunday, 29 July 2012, 09:45 WIB
Komentar : 2
AP
 Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Rahimi
Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Rahimi

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza Rahimi, Sabtu (28/7), mengatakan Republik Islam Iran benar-benar mengharapkan kemajuan dan pembangunan tercapai di Dunia Muslim.

"... Kebenaran Iran akan terbukti bagi semua bangsa dan Barat. Citra itu akan terungkap buat semuanya," kata Rahimi kepada Mohammad as-Saberi yang akan melepaskan jabatan Duta Besar Tunisia.

Dibandingkan dengan negara Arab lainnya, Tunisia dinilai memiliki sikap yang menonjol dalam hal kebudayaan dan peradaban. Tunisia memainkan peran efektif dan penting di wilayah Arab dan Afrika Utara.

Rahimi menilai as-Saberi berhasil dalam menjalankan misinya sebagai dubes Tunisia. Rahimi mengatakan selama masa itu menteri luar negeri, industri, pertambangan dan perdagangan Iran mengunjungi Tunisia. Sidang gabungan komisi kerja sama ekonomi diselenggarakan.

''Semua itu menjadi awal baik bagi peningkatan hubungan kedua negara,'' katanya.

Rahimi menyatakan banyak negara telah bergabung dengan negara adidaya dalam menjatuhkan sanksi terhadap Iran. Itu karena mereka dilanda ketakutan dan menghadapi paksaan.

Ia menyatakan musuh negara Iran hanya menambah besar masalah mereka sendiri dengan ikut menjatuhkan sanksi. Mereka akan bertambah lemah dari hari ke hari. Semua itu menutupi kenyataan.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara/IRNA-OANA
Barangsiapa ingin disenangi Allah dan rasulNya hendaklah berbicara jujur, menunaikan amanah dan tidak mengganggu tetangganya( (HR. Al-Baihaqi) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Baru 10 Persen Tergarap, Wisata Lombok Masih Kalah Dari Bali
JAKARTA -- Lombok memang sudah menjadi destinasi wisata tersohor di Indonesia. Akan tetapi Lombok masih kalah tenar dengan tempat wisata yang ada di...