Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ngaku Pejuang HAM, AS Diam Saja Pembantaian Muslim Rohingya

Minggu, 29 Juli 2012, 08:00 WIB
Komentar : 72
 Muslimah Rohingya menangis di kamp penjaga perbatasan Bangladesh, suaminya tewas dibunuh dalam kekerasan sektarian di Taknaf,Bangladesh,Jumat (22/6).  (Saurabh Das/AP)
Muslimah Rohingya menangis di kamp penjaga perbatasan Bangladesh, suaminya tewas dibunuh dalam kekerasan sektarian di Taknaf,Bangladesh,Jumat (22/6). (Saurabh Das/AP)

REPUBLIKA.CO.ID, SARAJEVO -- Nasmiya Bokova, jurnalis dan wakil pimpinan redaksi majalah Muslimanka terbitan Bosnia, mengecam Amerika Serikat dan sekutu Baratnya yang tak bereaksi soal pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar. Sebagai negara yang mengaku pejuang HAM, sikap AS dan negara Barat tersebut sungguh mengejutkan.

"Mengapa Amerika Serikat langsung mereaksi atas penangkapan atau cederanya sejumlah orang di salah satu negara dunia ketiga. Namun, Amerika Serikat tidak menunjukkan reaksi apapun terhadap tragedi di Myanmar?" Bokova dalam wawancaranya dengan IRNA di Moskow.  

Bokova menyatakan sikap Amerika Serikat dan negara-negara Barat itu sungguh mengejutkan. Karena, mereka selalu mengklaim sebagai negara yang memperjuang hak asasi manusia.

''Sangat mengejutkan sekali negara-negara Barat khususnya Amerika Serikat yang mengklaim sebagai pejuang hak asasi manusia itu tidak mereaksi peristiwa tersebut," katanya.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : www.irib.ir
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Waluya Latif Minggu, 12 Agustus 2012, 11:20
Koruptor juga memberi sumbanganbesar untuk biaya aksi penindasan Umat Muslim di dunia, karena hasil mega korupsinya tersimpan di bank-bank milik Yahudi (Israel), jadi uang haram tersebut mereka gunakan untuk biaya menindas dan memusnahkan Islam di muka bumi...?.
  Zai Oaks Selasa, 7 Agustus 2012, 10:09
inilah,wajah penguasa kita,ketika harta mendahului agama.,,semua lupa dgn bahasa Rasa.,ketika muslim tertindas,semua membisu,,ketika musrikin/yahudi..tergores,,semua teriak...dasar Dajjal..
  BAYU Minggu, 5 Agustus 2012, 12:46
Seandainya "AKU SEORANG PENGUASA" akan kubalas perbuatan mereka yg menghancurkan saudaraku sesama muslim. TP KRN PENGUASA SKRG MSH TERBUAI DGN HARTA HSL KORUPSI ? Dan memang hatinya BUKAN MUSLIM...YA...MANA BISA MERASAKAN PENDERITAAN MRK?
  M Campaka Wiraga Rabu, 1 Agustus 2012, 11:08
wong indonesianya juga pacaran ma amerika gimana bisa ngambil sikap....takkuuttt....
  landuntaliaisan Rabu, 1 Agustus 2012, 11:05
wong Indonesianya juga pacaran ma Amerika gimana bisa ngomong....

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...