Thursday, 29 Zulhijjah 1435 / 23 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Strategi AL Iran Jaga Keamanan

Wednesday, 25 July 2012, 05:37 WIB
Komentar : 6
csmonitor.com
Armada AL Iran
Armada AL Iran

REPUBLIKA.CO.ID, Komandan Angkatan Laut Iran Laksamana Habibollah Sayyari mengatakan pasukan angkatan laut negaranya secara penuh mampu menjaga keamanan Timur Tengah.

Sayyari menunjukkan bahwa Angkatan Laut Iran memiliki semua kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan serangan permukaan, kapal selam, rudal udara dan berbagai operasi yang ditujukan untuk menjaga keamanan regional. "Dengan mengandalkan sumber daya manusia yang efisien, Angkatan Laut Iran meningkatkan daya pencegahan demi mewujudkan keamanan regional," kata Sayyari.

Menyoroti ancaman perang lunak musuh sebagai perhatian utama Iran, Komandan Angkatan Laut Iran itu menegaskan bahwa perang lunak jauh lebih berbahaya daripada perang keras.

Angkatan Laut Iran memperluas kehadirannya di perairan internasional sejak tahun lalu dengan mengirimkan kapal ke Samudera Hindia dan sekitar Tanduk Afrika. Selain itu, Iran juga mengirim dua kapal melalui Terusan Suez ke Mediterania untuk pertama kalinya pada Februari 2011.

Sejalan dengan upaya internasional untuk memerangi pembajakan, Angkatan Laut Iran melakukan patroli anti-pembajakan di Teluk Aden sejak November 2008 untuk melindungi kapal-kapal yang terlibat dalam perdagangan maritim, terutama kapal dan tanker minyak yang dimiliki atau disewa oleh Iran.

Iran berulang kali menjelaskan bahwa kekuatan militernya semata-mata didasarkan pada doktrin pertahanan nasional yang bersifat pencegahan dan tidak menimbulkan ancaman bagi negara lain. 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...