Kamis, 27 Ramadhan 1435 / 24 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Parlemen Iran Kutuk Genosida Muslim di Myanmar

Senin, 23 Juli 2012, 05:52 WIB
Komentar : 10
Saurabh Das/AP
 Muslim Rohingya di kamp pengungsian di Kutupalong, Bangladesh.
Muslim Rohingya di kamp pengungsian di Kutupalong, Bangladesh.

REPUBLIKA.CO.ID, Anggota parlemen Republik Islam Iran mengeluarkan pernyataan mengutuk pembunuhan massal (genosida) terhadap minoritas Muslim di Myanmar.

"Pembantaian terhadap warga Muslim Myanmar yang tidak berdosa mengungkapkan hakikat imperialisme mereka yang pura-pura menyuarakan pembelaan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM)," bunyi pernyataan yang ditandatangani oleh 232 anggota parlemen Iran, pada Ahad (22/7).

Statemen tersebut menambahkn, "Ini bukan pertama kalinya bahwa kami menyaksikan kebisuan yang memalukan dan pendekatan diskriminatif dari arogansi global terhadap genosida, teroris dan tindakan-tindakan anti-HAM."

Mereka menyerukan kepada masyarakat internasional dan organisasi HAM untuk memenuhi tugas mereka dengan mengadopsi sikap yang diperlukan guna membela hak-hak Muslim Myanmar.

Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : irib
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Buka Puasa Bersama Obama Diwarnai Seruan Boikot
WASHINGTON -- Acara buka puasa tahunan di Gedung Putih diwarnai seruan boikot, sebagai bentuk protes kebijakan pemerintahan Obama terhadap konflik di Gaza. Selengkapnya...