Kamis, 17 Jumadil Akhir 1435 / 17 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Desak PBB Hentikan Pembantaian Muslim di Myanmar

Sabtu, 21 Juli 2012, 17:47 WIB
Komentar : 31
nytimes
Muslim Rohingya
Muslim Rohingya

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Wakil Tetap Iran untuk PBB Mohammad Khazaei, dalam surat kepada Sekjen PBB Ban-Ki Moon, menyerukan badan internasional itu segera bertindak untuk menghentikan pembantaian umat Islam di Myanmar.

Dalam surat tersebut, Khazaei menyatakan keprihatinan atas situasi Muslim Myanmar dan menyerukan tindakan serius serta tegas PBB untuk mendukung mereka.

Utusan Iran juga telah mengirimkan salinan surat kepada wakil Organisasi Kerja sama Islam dan Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Navi Pillay serta Penanggung jawab Urusan Kemanusiaan Valerie Amos.

Dia juga menyatakan sangat prihatin atas laporan sejumlah pejabat senior Myanmar, bahwa umat Islam tidak memiliki hak kewarganegaraan, sementara mereka hidup di wilayah tersebut selama berabad-abad.

Khazaei menggarisbawahi bahwa PBB harus mengambil langkah cepat ke arah mempertahankan dan melaksanakan Piagam PBB serta mendukung orang-orang Muslim di Myanmar.

Dia mengatakan Sekjen PBB diharapkan bertindak tegas untuk menghentikan tindakan yang menimbulkan bencana di Myanmar itu.

Utusan itu menambahkan bahwa, tidak diragukan lagi, diamnya masyarakat internasional tentang situasi di Myanmar akan menjadi pelanggaran berat hak-hak dasar Muslim dan hukum internasional serta akan menjadi tren berbahaya dalam hubungan internasional.

Dia menyatakan harapan bahwa pemerintah Myanmar akan menanggapi positif keprihatinan masyarakat internasional ini, sehingga umat Islam dapat kembali ke rumah-rumah mereka dengan keamanan dan rasa hormat, demikian seperti yang dikutip dari Kantor Berita Iran, IRNA.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Beramallah kamu sekalian, karena beramal akan merubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukanNya padamu(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  adwa Jumat, 26 Oktober 2012, 19:31
jangan tkut mati.syurga didepanmu kwan.lawanlah sebelum di dikriminativ
  dodo Rabu, 17 Oktober 2012, 22:14
berjuanglah wahai saudaraku dan keluarlah dari keadaan minoritas, insyaAllah
  syam Sabtu, 11 Agustus 2012, 23:20
jgn bersedih sodaraku di mianmar insya ALLAH kita di rahmati oleh ALLAH SWT
  Hendra Senin, 6 Agustus 2012, 17:30
smoga ALLAH SWT slalu melindungi agama ISLAM dan umat ISLAM diseluruh penjuru dunia....
  alimah Senin, 6 Agustus 2012, 09:27
itu baru permulaan. jika dibiarkan maka kehancuran islam kedepannya akan semakin besar