Tuesday, 28 Zulqaidah 1435 / 23 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Presiden Yaman Labrak Iran, Ada Apa?

Friday, 20 July 2012, 23:58 WIB
Komentar : 4
Presiden Yaman Abed Rabbo Mansur Hadi
Presiden Yaman Abed Rabbo Mansur Hadi

REPUBLIKA.CO.ID, Presiden Yaman Abed Rabbo Mansour Hadi melabrak Iran atas tuduhan memata-matai Yaman. Ia menegaskan bahwa Teheran akan "menanggung akibatnya" jika terus melakukannya. Ia lalu mendesak Iran untuk "mengurus masalah sendiri." 

 

Presiden Hadi menekankan bahwa Yaman telah pulih dari kekacauan berbulan-bulan, merujuk apa yang disebutnya "keadaan yang rentan" yang harus dipertimbangkan Iran. Hadi juga memuji pasukan bersenjatanya karena telah menjaga persatuan Yaman:

Ia mengatakan bahwa tentara adalah katup pengaman yang melindungi kesatuan dan keamanan negara dan bahwa tentara tidak melayani perorangan, tetapi masyarakat.

Sejumlah rincian diberikan oleh media pemerintah tentang dugaan jaringan mata-mata yang terbongkar itu. Presiden Hadi tidak merincinya, tetapi mengancam akan "mempermalukan (Iran) di hadapan dunia" pada suatu ketika pada masa depan.

Pemerintah Iran tidak segera menanggapi tuduhan Yaman tersebut.

Para pejabat Yaman menuduh Iran pada masa lalu telah membantu pemberontak Houthi di Yaman utara. Para pemberontak telah berperang melawan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

 

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : voaindonesia
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar