Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Inggris-Qatar Buka Akses Online Dokumen Kuno

Jumat, 20 Juli 2012, 13:15 WIB
Komentar : 0
ancientresource.com
Dokumen Arab Kuno (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON-- Perpustakaan Inggris berencana melakukan kolaborasi online dengan Qatar. Kolaborasi ini akan membuat ratusan dokumen bersejarah baik dari Inggris maupun dunia Arab, dapat diakses secara online dan gratis.

Lebih dari setengah juta halaman dokumen bersejarah yang merinci sejarah dan budaya Arab dimiliki oleh perpustakaan Inggris. Untuk itu, mereka berencana bekerja sama dengan Qatar untuk menjadikan dokumen tersebut dapat diakses secara online.

Dengan begitu, maka seluruh dunia akan lebih mudah mengakses dokumen-dokumen bersejarah tanpa perlu mendatangi perpustakaan Inggris. Seperti salah satunya Gazetter J.G. Lorimer, yang dianggap sebagai salah satu sumber penting dalam sejarah negara Teluk dan Arab Saudi.

Naskah dalam buku awalnya disusun pada awal abad 20. Buku tersebut digunakan sebagai pegangan bagi agen Inggris atau pembuat kebijakan di Timur Tengah.

Proyek untuk mendigitalisasi naskah dokumen bersejarah ini memiliki nilai sekitar 14 juta dolar. Lebih dari setengah juta dokumen milik Perusahaan India Timur dan Kantor India, seperti 25 ribu halaman naskah Arab abad pertengahan. Dalam naskah tersebut digambarkan mengenai ilmu sains dan kedokteran di dunia Arab.

Bahan-bahan tersebut awalnya hanya dapat dilihat dengan mengunjungi Perpustakaan Inggris, di London. Namun, kemitraan Perpustakaan Inggris dengan Yayasan Qatar akan memperluas pemahaman masyarakat terhadap sejarah Timur Tengah.

"Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk dapat mengakses semua naskah bersejarah secara online, membuatnya dapat diakses oleh publik yang lebih luas," kata Kurator Perpustakaan Inggris khusus studi Timur Tengah Colin Baker.

Koleksi Perpustakaan Inggris meliputi lebih dari 150 juta item. Seperti diantaranya Magna Carta, notebook Leonardo da Vinci, dan Naskah Beatles. Perpustakaan juga kerap menerima 3 juta item baru setiap tahunnya.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : al-arabiya
1.038 reads
Janganlah kamu memberi makanan yang kamu sendiri tidak suka memakannya.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...