Selasa, 17 Juli 2012, 19:32 WIB

Bush dan Wen Jiabao Pun Pernah Dilempari Sepatu

Rep: bambang noroyono, stevie maradona/ Red: M Irwan Ariefyanto
ap
Saat
Saat

REPUBLIKA.CO.ID,Hillary bukan satu-satunya pejabat yang pernah kena demo, dilempar tomat, atau ditimpuk sepatu. Mantan presiden AS George W Bush pada Desember 2008 pernah mengalami hal yang lebih parah. Saat jumpa pers, ketika Bush sedang pidato, seorang wartawan Irak bernama Muntadar al-Zaidi tiba-tiba berdiri dan berteriak, “Ini ada salam perpisahan dari rakyat Irak!” Lalu, ia melempar sepatunya ke arah Bush. Sepatu pertama tidak kena sasaran, Muntadar melepas sepatu keduanya sambil berteriak lagi, “Ini untuk para janda dan anak-anak yatim piatu di Irak!” Ia akhirnya diringkus petugas. Dalam adat Arab, melempar sepatu dan memperlihatkan sol sepatu merupakan penghinaan berat.

Setahun kemudian, di Universitas Cambridge, Inggris, Perdana Menteri Cina Wen Jiabao juga pernah mengalami nasib serupa. Saat ia sedang pidato di universitas bergengsi itu, seorang mahasiswa berdiri dan melempar sepatunya ke arah podium tempat Wen berdiri. Sepatu itu tak sampai ke panggung.

Si mahasiswa berteriak, “Bagaimana bisa universitas ini melacurkan diri pada diktator ini? Bagaimana Anda bisa mendengarkan cerita bohongnya? Ayo berdiri! Dan protes!” katanya.

Bahkan, sekaliber Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad pun pernah dilempar sepatu oleh rakyatnya yang memprotes kebijakannya. Tapi, mungkin tak ada yang separah mantan perdana menteri Italia Silvio Berlusconi. Memang, ia tak kena lempar sepatu atau tomat, tapi rakyatnya sendiri menggebuk sang perdana menteri dengan patung katedral Milan. Garagara ulah Massimo Tartaglia itu, wajah Berlusconi terluka dan giginya patah.

Sumber : ap, reuters