Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

AS 'Blacklist' Puluhan Perusahaan Iran

Jumat, 13 Juli 2012, 11:01 WIB
Komentar : 7
.
Ladang minyak Iran
Ladang minyak Iran

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat memasukkan lebih dari lima puluh perusahaan dalam daftar hitam atas dugaan membantu Iran menjual minyak mentahnya. Puluhan badan usaha itu terdiri atas perusahaan-perusahaan trading, perkapalan, dan sejumlah bank.

Seperti diumumkan Departemen Keuangan AS, di antara perusahaan-perusahaan tersebut adalah Noor Energy, Petro Suisse, Petro Energy, dan Hong Kong Intertrade. Empat perusahaan itu dianggap sebagai anak perusahaan dari National Iranian Oil Company (NIOC) yang telah lebih dulu masuk daftar hitam. Untuk kali pertama, AS juga memasukkan BUMN Iran, National Iranian Tanker Companyi (NITC) dan seluruh anak perusahaannya dalam daftar hitam.

Selain mem-blacklist puluhan perusahaan, AS juga membekukan aset-aset Iran yang berada dalam wilayah hukum AS. Negara adikuasa itu juga melarang seluruh warganya untuk menjalin bisnis dengan Iran dalam sebuah sanksi ekonomi baru yang dijatuhkan mulai Kamis (12/7).

"Langkah ini untuk meyakinkan Iran untuk mempertimbangkan kekhawatiran dunia internasional terhadap program nuklirnya secara serius," kata David Cohen dari badan penanggulangan terorisme dan intelijen keuangan seperti dilansir kantor berita AFP.

Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Dewi Mardiani
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Mohamad Pahli Senin, 16 Juli 2012, 02:58
dari dulu ASu mau menjatuhkan Iran...tapi tdk mampu..skrng mengemis minta bantuan ke seluruh negara di dunia tuk mengeroyok iran..tp iran tetap tegar..bravo iran
  iwan Minggu, 15 Juli 2012, 09:47
اَللّهُ. akan selalu beserta IRAN dan berlindung dari segala ancaman setan AS dan Israel
  NUR Jumat, 13 Juli 2012, 22:55
AS Negara ADIDAYA kelas BENCONG, IRAN Negara ADIDAYA kelas JANTAN, jadi jangan disamakan tingkat kelasnya, jelas beda banget teman.
  Taulo Jumat, 13 Juli 2012, 15:05
Selalu mengatasnamakan Dunia internasional. Padahal dunia internasional sudah sangat muak dengan perilaku, busuk, munafik dan culas amerika - israel dan sekutunya. Dahulu sudah membohngi dunia dengan isu "senjata pemusnah massal" Iraq' Sungguh negeri tidak punya malu.
  Andy Jumat, 13 Juli 2012, 11:29
AS PENGECUT !

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...