Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tampung 200 Ribu Warga Suriah, Siprus Butuh Bantuan

Rabu, 11 Juli 2012, 01:00 WIB
Komentar : 0
warofweekly.blogspot.com
Lokasi Republik Siprus dalam peta.

REPUBLIKA.CO.ID, NIKOSIA - Siprus menyatakan tengah menyusun satu rencana untuk menampung sampai 200.000 pengungsi akibat perang saudara di Suriah.

Kendatipun jumlah pengungsi itu merupakan skenario terburuk, jumlah tersebut dihitung setara dengan seperempat penduduk Republik Siprus. 

Rencana ini memang berpotensi menjadi beban berat mengingat ekonomi mengalami krisis. Karena itu para pejabat mengharapkan Uni Eropa akan memberikan bantuan.

"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi di Suriah, tetapi dalam rencana kami memperkirakan tidak kurang 200.000 pengungsi akan tiba," kata wakil menteri Eropa Siprus Andreas Mavroyiannis, mantan dubes untuk Uni Eropa dan PBB kepada wartawan.

"Itu akan merupakan tekanan sangat berat pada kami jika itu terjadi, jadi kami akan memerlukan bantuan," katanya dalam satu penjelasan di Nikosia.

Pada tahun 2006, dalam perang sebulan antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon, sekitar 90.000 orang lari ke Siprus dengan menggunakan kapal-kapal dan melalui pesawat. 

Inggris dan Amerika Serikat memberikan bantuan, sementara banyak yang melarikan diri adalah warga-warga asing. Pada saat itu, ekonomi Siprus meningkat tinggi.

Tetapi kini, tiga tahun mengalami krisis utang pada Eropa, bank-bank Siprus harus menghapuskan sampai 80 persen saham-saham besar mereka dari surat-surat obligasi Yunani.

Ekonomi Siprus mengalami resesi, harga properti menurun tajam dan setidaknya dua bank perlu segera rekapatalisasi.

Rusia, sekutu lama Siprus, yang presidennya tamatan perguruan tinggi Moskow, telah memberikan pinjaman kepada pemerintah 2,5 miliar euro untuk mengatasi kekurangan anggaran belanja tahun ini dan segera membutuhkan uang lagi.

Sejumlah pejabat memperkirakan Siprus membutuhkan sampai 10 miliar euro untuk menyelamatkan ekonominya, dan negara itu mengajukan satu permohonan kepada Uni Eropa dan Dana Moneter Internasinal (IMF) bagi satu pinjaman talangan yang sedang dibahas oleh menteri-menteri keuangan zona euro di Brussels Senin.

Uni Eropa enggan memberikan uang kepada Siprus jika negara itu menerima uang dari Moskow.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
1.261 reads
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...