Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kofi Annan akan Kunjungi Iran

Senin, 09 Juli 2012, 19:04 WIB
Komentar : 3
alarabiya
Mantan Sekjend PBB Kofi Anan
Mantan Sekjend PBB Kofi Anan

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN - Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Liga Arab, Kofi Annan, pada Senin (9/7) bertolak menuju Teheran setelah menyelesaikan kunjungan di Suriah.

Hal itu seperti dilaporkan kantor berita IRNA mengutip sumber pejabat Suriah yang tidak disebutkan namanya.

"Kofi Annan, utusan PBB, akan tiba di Teheran pada hari ini...pada akhir kunjungan dua harinya di Suriah," kata pejabat itu.

"Para pejabat Iran hingga kini belum berkomentar tentang ini," tambahnya.

Annan mengatakan pertemuan yang dilakukannya dengan Presiden Suriah Bashar al Assad di Damaskus, Senin, berjalan secara konstruktif dan terbuka.

Pemerintah Bashar al Assad bergantung kepada Iran untuk bantuan kemanusiaan dan keuangan.

Menjelang kunjungannya ke Damaskus, Annan mengatakan Iran memiliki peranan kunci dalam upaya mengakhiri pertumpahan darah di Suriah.

Mantan sekretaris jenderal PBB itu mengungkapkan ia akan menyampaikan berbagai informasi kepada Teheran tentang pertemuan di Jenewa awal bulan ini --yang membahas krisis Suriah.

Iran, yang tidak hadir dalam pertemuan di Jenewa --menyusul adanya keberatan dari Amerika Serikat-- mengatakan forum yang disebut sebagai pertemuan "Sahabat Sahabat Suriah" itu "tidak sukses".

Lebih dari 17.000 orang tewas di Suriah sejak pemberontakan muncul bulan Mei tahun lalu, demikian menurut Pengamatan Suriah untuk Hak-hak Asasi Manusia.

Angka itu sulit dibuktikan dan PBB sendiri sudah berhenti membuat penghitungan jumlah korban.

Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Sumber : Antara
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  sugeng Senin, 9 Juli 2012, 19:55
keputusan yang dibuat oleh para sahabat suriah keputusan basi coba deh iran di ajak duduk bareng pasti mateng. Kasian tuh anan mondar mandir.