Jumat, 28 Ramadhan 1435 / 25 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Analis AS: Hubungan Israel dan AS, Ibarat Tuan dan Budak

Minggu, 08 Juli 2012, 22:52 WIB
Komentar : 7
presstv
Zionis Israel
Zionis Israel

REPUBLIKA.CO.ID, Seorang penulis Amerika dan ahli studi Islam Kevin Barrett mengungkapkan, Amerika Serikat (AS) adalah budak ekstremis partai Lika.ud Zionisme yang bertujuan mengacaukan seluruh Timur Tengah.

Hal itu dikatakan dia dalam sebuah wawancara dengan Press TV, Sabtu, (7/7). Menurut dia, Washington dan sekutunya penyebab ekstremis Likud Zionisme dan mencoba mengguncang seluruh wilayah.

"Saya pikir Likudniks ingin terjun di Timur Tengah ke dalam perang besar, yang akan memungkinkan mereka untuk menyelesaikan pembersihan etnis di Palestina dan untuk menghindari penuntutan sebelas September dan perang-perang yang mereka picu," kata Barrett, mengacu pada partai Likud Israel yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

"Saya pikir, sebenarnya kepentingan partai Likud yang sedang dilayani. Bahkan kepentingan Israel, tetapi ekstremis sayap kanan Likud sedang melakukan destabilisasi wilayah ini," tuturnya lagi.

Ahli Islam Amerika itu juga menyatakan bahwa kekacauan di Suriah adalah upaya yang diatur untuk mengacaukan negara tersebut melalui AS dan mitra Israel, meskipun mereka tidak benar-benar mengatakan itu. "Saya pikir hubungan mereka adalah tuan dan budak," pungkasnya.

Redaktur : Djibril Muhammad
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar