Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Balas Sanksi, Iran akan Tutup Selat Hormuz

Selasa, 03 Juli 2012, 05:26 WIB
Komentar : 10
AP
Selat Hormuz
Selat Hormuz

REPUBLIKA.CO.ID,  Seorang anggota parlemen Republik Islam Iran mengatakan bahwa parlemen akan menyusun rencana ganda yang urgen untuk menutup Selat Hormuz guna merespon sanksi Uni Eropa terhadap industri minyak negara itu.

Ebrahim Aqa Mohammadi mengatakan, "Komite Majelis Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Iran telah menyusun rencana untuk memblokir kapal tanker pembawa minyak melalui Selat Hormuz yang menuju ke negara-negara yang menjatuhkan sanksi terhadap Iran."

Ia menambahkan, program tersebut telah dikodifikasikan untuk menanggapi sanksi yang dikenakan pada minyak Iran oleh 27 negara anggota Uni Eropa.

Selat Hormuz adalah perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia di sebelah barat sampai ke Laut Oman. Selat tersebut merupakan salah satu jalur yang paling penting di dunia pelayaran, dengan arus sekitar 15 juta barel minyak per hari.

Para menteri luar negeri Uni Eropa di bawah tekanan AS pada tanggal 23 Januari menyetujui sanksi baru terhadap TehEran untuk mencegah negara-negara anggota blok ini membeli minyak mentah Iran atau melakukan bisnis dengan Bank Sentral Iran serta membekukan aset negara tersebut di seluruh negara Uni Eropa. Sanksi mulai berlaku pada Ahad, 1 Juli.

Embargo tersebut dimaksudkan untuk menekan Iran atas program nuklirnya, yang diklaim AS, Israel dan sekutunya memiliki aspek militer.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : IRIB/IRNA
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Herman Jumat, 6 Juli 2012, 21:45
Arab Saudi mata duitan, bukannya saling bantu sesama Timteng malah ngedrop minyak Eropa ..Teler!!
  sam's Jumat, 6 Juli 2012, 14:29
Ayolah Iran bertahan dengan program nuklirya, jangan kirim USA Rudal,,, Alloh selalu n girim peringatan buat USA dengan bencana alamnya, karena keangkuhannya otak dia diselimuti syathoon
  nuyek Kamis, 5 Juli 2012, 16:39
negara yang patut di contoh. Berdiri atas kebenaran. Allahu akbar
  KOMENG Rabu, 4 Juli 2012, 10:30
jadi dah PD III
Jangan Takut Iran Hanya ALLOH yang harus di takutkan
  mack Rabu, 4 Juli 2012, 00:05
Ha..ha..ha... AS dan Sekutunya hanya berani main keroyokan, jangan hanya sbtas tutup Selat Hormuz bro...tp hentikan sekalian pasokan minyak mentah mu.. ke negara2 tersebut, mereka sedang kolap saat ini, minyak nyawa mereka...karena mereka hidup dari industri...

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...