Kamis, 29 Zulhijjah 1435 / 23 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Iran Siap Jatuhkan Rudal ke Tanah Israel

Senin, 02 Juli 2012, 10:49 WIB
Komentar : 35
Rudal Iran
Rudal Iran

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Iran mengancam akan melenyapkan Israel dari muka bumi jika negara Yahudi itu melakukan penyerangan terhadap Teheran. Ancaman itu dikeluarkan Iran saat mengumumkan ujicoba rudal pada Ahad (1/7) kemarin.

Pejabat Pengawal Revolusi Iran mengatakan, pelatihan itu harus dipandang sebagai pesan bawa Republik Islam Iran berpendirian teguh untuk menghadapi berbagai gertakan dan akan menanggapi setiap kejahatan secata tegas dan keras.

Setiap serangan terhadap Iran oleh Israel akan dijawab dengan tegas. "Jika mereka melakukan tindakan, mereka akan memberi kami alasan untuk menghapus mereka dari muka Bumi," kata Hajizadeh, Kepala Divisi Udara Pengawal Revolusi, yang dikutip kantor berita IRNA.

Sebelumnya Israel menyatakan akan melakukan serangan ke Iran jika jalur diplomasi gagal dalam menghentikan ambisi nuklir Iran.

Amerika Serikat juga menyatakan hal yang sama. Kekuatan militer jadi pilihan terakhir, namun para pejabat AS meminta Israel bersabar untuk lebih dulu melihat efek dari sanksi Eropa. Sanksi itu merupakan larangan impor minyak Iran oleh negara Uni Eropa yang mulai diberlakukan 1 Juli kemarin.

Sanksi tersebut dirancang untuk menghancurkan ekonomi Iran dan memaksanya menghentikan kegiatan nuklir yang dikatakan negara Barat bertujuan membuat senjata atom. Menurut laporan Reuters, beberapa bulan belakangan sanksi itu sudah memiliki dampak besar pada ekonomi Iran.

Washington menyatakan larangan minyak Uni Eropa mungkin bisa memaksa Iran 'melunak' dalam babak berikut pembicaraan nuklir, yang dijadwalkan diadakan pekan ini di Istanbul, Turki.

Larangan Uni Eropa atas impor minyak Iran membuat negara Persia tersebut kehilangan penghasilan 18 persen dari nilai ekportnya tahun lalu. Sanksi tersebut juga melarang perusahaan Uni Eropa mengimpor minyak mentah Iran atau melakukan pengiriman, melukai perdagangannya di seluruh dunia.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara/Reuters
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Zulkifli Hasan: Halal Itu Budaya Indonesia
JAKARTA -- Predikat negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia, membuat produk halal menjadi sesuatu yang penting di Indonesia. Bahkan Ketua MPR...