Senin , 02 Juli 2012, 06:01 WIB

Duh, Bangunan Bersejarah Timbuktu Hancur Diserang, Siapa Pelakunya?

Red: Endah Hapsari
Masjid Djinguereber di Timbuktu
Masjid Djinguereber di Timbuktu

REPUBLIKA.CO.ID, Pemerintah sementara Mali mengutuk serangan para anggota kelompok  Ansar Dine bersenjata atas tempat-tempat suci bersejarah  di kota kuno Timbuktu, hari Sabtu (30/6). 

 Dalam sebuah pernyataan, pemerintah sementara Mali mengatakan serangan  itu sama dengan kejahatan perang, dan berjanji akan  mengejar dan menuntut mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut hingga ke Mahkamah Kejahatan Internasional apabila memungkinkan.

Serangan hari Sabtu tersebut terjadi dua hari setelah PBB menyatakan Timbuktu, tempat 16 mausoleum kuno, sebagai  tempat  Warisan Dunia  yang perlu dilindungi.

Para saksi mengatakan kepada VOA bahwa para anggota Ansar Dine merusak tempat-tempat bersejarah itu dengan kapak, sekop dan parang yang sangat mencemaskan penduduk setempat.

Seorang laki-laki mengatakan, kelompok militan mengancam warga kota dengan kekerasan. Seorang lagi mengatakan, mereka tidak  mempunyai senjata untuk membalas serangan.  Diantara  bangunan yang dihancurkan adalah mausoleum ulama Muslim abad ke 15, Sidi Mahmoud.

Sumber : voaindonesia