Tuesday, 2 Syawwal 1435 / 29 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dua Pekerja Nuklir India Terkena Radioaktif Dosis Tinggi

Saturday, 30 June 2012, 11:16 WIB
Komentar : 0
dw-world
Simbol Bahaya Radioaktif
Simbol Bahaya Radioaktif

REPUBLIKA.CO.ID, RAJASTHAN -- Dua pekerja di sebuah stasiun tenaga atom di Rajasthan India terkena paparan tritium radioaktif dosis tinggi. Para pekerja menghirup tritium saat melakukan kegiatan pemeliharaan dalam gedung reaktor di unit 5, Power Stasion Atom, Rawatbhata.

Direktur Eksekutif Nuclear Power Corporation of India Limited (NPCIL) Nalinish Nagaich mengatakan, tak ada laporan mengenai kebocoran radioaktif ke lingkungan sekitar. "Semua orang yang terlibat pekerjaan pemeliharaan dimonitor dan diperiksa. Ternyata dua orang ditemukan memiliki serapan tritium empat sampai lima kali lebih tinggi," ujar Nagaich.

Sebuah isotop hidrogen radioaktif, tritium, terbentuk dalam pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Dalam laporan di situs resmi NPCIL mengatakan, insiden tersebut terjadi saat keduanya melakukan tugas modifikasi rutin. Hal tersebut biasa dilakukan untuk menjamin penyediaan air alternatif bagi sistem moderator dalam Reaktor-5.

"Penyerapan tritium itu terjadi, karena kenaikan kadar tritium di area gedung Reaktor-5," ujar laporan NPCIL.

Pada 2009, sejumlah pekerja di pabrik atom Kagia juga jatuh sakit. Mereka diduga mengkonsumsi air yang tercemar tritium dari pendingin air



Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Press Tv
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengurangan Subsidi BBM Pemerintahan Baru RI
WASHINGTON -- Larinya modal akibat normalisasi kebijakan fiskal Amerika membuat investor berpikir dua kali sebelum menanam modal di negara emerging market termasuk Indonesia. Untuk...