Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tambang Berlian Longsor, Satu Pekerja Terjebak

Sabtu, 30 Juni 2012, 11:11 WIB
Komentar : 0
Coal
Pekerja tambang batu bara di Pakistan, ilustrasi
Pekerja tambang batu bara di Pakistan, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, GABORONE -- Satu orang pekerja tambang dikabarkan masih terjebak dalam peristiwa longsor yang terjadi di sebuah tambang berlian Jwaneng di Botswana, Afrika, Jumat (29/6) dini hari.

Juru bicara Debswana, Barulaganye Mogotsi menyatakan dinding tambang runtuh pada Jumat, sekira pukul 00.40 waktu setempat dan membuat para pekerja yang bertugas terjebak di dalamnya. Debswana adalah perusahaan tambang gabungan yang dimiliki oleh Pemerintah Botswana dan DeBeers.

Mogotsi mengatakan regu penyelamat segera mendatangi lokasi kejadian dan menyelamatkan 15 pekerja tambang, sementara satu pekerja lain masih terjebak pada Jumat malam.

Salah seorang karyawan mengatakan semua pekerja tersebut adalah warga Botswana dan beberapa bagian lubang tambang masih tertimbun Jumat malam. Satu pekerja yang masih terjebak longsoran tanah adalah seorang sopir truk. Dia berusaha mengemudi keluar dari area pertambangan saat peristiwa terjadi.

Mogotsi mengatakan penyebab longsor masih belum diketahui dan tim geo-teknis masih melakukan penyelidikan.


Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara/Xinhua-Oana
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengurangan Subsidi BBM Pemerintahan Baru RI
WASHINGTON -- Larinya modal akibat normalisasi kebijakan fiskal Amerika membuat investor berpikir dua kali sebelum menanam modal di negara emerging market termasuk Indonesia. Untuk...