Kamis, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pemilu di Yunani, Harga Minyak Naik Tipis

Sabtu, 16 Juni 2012, 06:58 WIB
Komentar : 0
Harga minyak dunia melonjak (ilustrasi)
Harga minyak dunia melonjak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK---Harga minyak dunia naik tipis pada Jumat (Sabtu pagi WIB), di sebuah pasar yang hati-hati, dua hari menjelang pemilihan umum Yunani yang dapat menyebabkan negara itu keluar dari zona euro.

Minyak mentah mendapat dukungan setelah OPEC mempertahankan pagu kuota produksinya tidak berubah pada pertemuan tingkat menteri Kamis, sesuai perkiraan, kata analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juli, naik tipis 12 sen menjadi ditutup pada 84,03 dolar AS per barel.

Di transaksi London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus menetap di 97,61 dolar AS per barel, naik 44 sen dari penutupan Kamis.

"Pasar benar-benar datar saat kami datang ke akhir pekan yang liar dan tak jelas ini," kata Ilczyszyn Kaya di iiTrader.com, mengacu pada perdagangan New York.

Pemilu pada Minggu di Yunani digelar setelah pemilu 6 Mei tidak ada partai yang berhasil membentuk pemerintahan koalisi.

Dalam perlombaan ketat menurut jajak pendapat, semua kandidat sekarang menyerukan untuk berbagai tingkat negosiasi ulang dari kesepakatan dana talangan (bailout) Uni Eropa-Dana Moneter Internasional, meskipun diperingatkan bahwa Yunani harus patuh atau meninggalkan euro.

Rumor yang beredar di pasar bahwa jika partai sayap kiri anti-penghematan memenangkan suara, cenderung mendorong Yunani keluar dari zona euro, bank sentral akan mengambil tindakan terkoordinasi untuk menjamin likuiditas di pasar global.

"Kasus terburuk akan menjadi yang lebih baik dalam jangka pendek untuk pasar minyak karena kita tahu bank sentral akan bertindak," kata Ilczyszyn.

Harga minyak juga didorong oleh harapan bahwa Federal Reserve AS akan melangkah dengan langkah-langkah stimulus tambahan untuk meningkatkan perekonomian yang lesu, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia. The Fed akan mengadakan pertemuan kebijakan dua hari yang berakhir pada Rabu pekan depan.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Tetangga adalah orang yang paling berhak membeli rumah tetangganya.((HR. Bukhari dan Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengertian akan Pemanfaatan Air Harus Sejak Usia Dini
JAKARTA -- Memperingati hari pendidikan dan kesehatan, PT PAM Lyonnaise JAYA (Palyja) mengundang beberapa sekolah dasar (SD) untuk berkunjung ke tempat intalasi air...